NASA Anggap Pluto sebagai Planet di Tata Surya

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 07:14 WIB
NASA Anggap Pluto sebagai Planet di Tata Surya Planet Pluto (REUTERS/NASA/JHUAPL/SwRI/Handout)
Jakarta, CNN Indonesia -- Administrator Badan Antariksa Amerika (NASA) Jim Bridenstine menyatakan bahwa Pluto masih menjadi bagian dari planet yang ada di tata surya.

"Asal tahu saja, dalam pandangan saya, Pluto adalah sebuah planet," kata Jim saat menghadiri acara di Universitas Colorado AS dikutip ScienceAlert melalui akun Twitter @CReppWx.

Sebelumnya, Pluto telah dikeluarkan dari daftar sembilan planet oleh Serikat Astronomi Internasional atau International Astronomical Union (IAU) pada bulan Agustus 2006. Sebab, Pluto dikategorikan sebagai 'planet kerdil' bukan planet.


Langkah yang dilakukan IAU itu pun memunculkan respon beragam di kalangan peneliti astronomi untuk mendefinisikan arti planet yang sebenarnya.

Di dalam laporannya, IAU mengatakan bahwa ada perbedaan definisi antara planet dan 'planet kerdil'. Planet menurut mereka benda langit yang mengorbit di sekitar Matahari, memiliki massa yang cukup untuk melakukan gravitasi, dan dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya.

Sedangkan 'planet kerdil' juga berada di orbit sekitar matahari dan memiliki massa namun mereka belum bisa membersihkan lingkungan yang ada di sekitar orbitnya.

Ilmuwan planet NASA Alan Stern sempat menentang langkah IAU menghapus Pluto dari daftar planet. Sebab, definisi yang dibuat IAU secara ilmiah sangat bertentangan.

"Kesimpulan saya adalah bahwa definisi IAU secara ilmiah bertentangan sehingga tidak dapat dipertahankan," ujarnya.

Saat ini Pluto kerap dijadikan bahan pengamatan menarik bagi para peneliti. Sebagai 'mantan planet', daya tarik Pluto tidak pernah berhenti mengundang ilmuwan untuk diteliti lebih lanjut. (din/eks)