Menristekdikti Kenang Habibie Sebagai Sosok Inovatif

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 17:20 WIB
Menristekdikti Kenang Habibie Sebagai Sosok Inovatif Presiden RI ketiga BJ Habibie tutup usia pada Rabu (11/9). (Foto: CNN Indonesia/Prima Gumilang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengenang mendiang Presiden RI ketiga Bacharudin Jusuf Habibie sebagai sosok yang sangat inovatif dan inspiratif.

Nasir mengenang sosok Habibie berkontribusi mendorong kemajuan bangsa. Ia mengatakan Habibie yang dikenal lewat temuannya mengatasi keretakan pesawat menjadikan teknologi bangsa Indonesia diperhitungkan di tingkat dunia.

"Beliau menjadikan teknologi bangsa Indonesia disegani di tingkat dunia serta terus menerus menekankan pentingnya penguasaan Iptek untuk kemajuan bangsa Indonesia," kata Nasir dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (12/7).

Nasir mengungkapkan bangsa Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh terbesarnya dengan kepulangan Habibie ke 'keabadian'.


Habibie yang juga sempat menjabat sebagai Menristekdikti periode 1978 - 1998,  meninggal Rabu, 11 September 2019 di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun.

"Selama puluhan tahun Bapak Habibie telah mengabdikan diri kepada bangsa Indonesia dalam bidang pengembangan Iptek dan Inovasi. Prof BJH adalah sosok yang sangat diidolakan semua kalangan baik dari segi intelektual, jiwa kepemimpinan hingga rasa kasih sayang beliau terhadap keluarga dan sesama manusia," ujarnya.

Nasir melihat Habibie sebagai seorang Presiden, Bapak Teknologi Indonesia, dan sosok intelektual yang sukses membangun paradigma riset dan teknologi yang bisa membangun peradaban Indonesia.

"Hampir setiap Ibu menginginkan anaknya menjadi pintar seperti bapak Habibie," katanya.

Sebelumnya Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9) pukul 18.05 WIB di usia 83 tahun. Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat sejak 1 September 2019.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. Azis Rani melalui keterangan resmi pada Senin (9/9) menyebutkan selama dirawat Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)