Tahun ini, fenomena supermoon tak biasa ini terjadi pada Jumat (13/9) atau dikenal dengan istilah 'friday the 13th' yang kerap dikaitkan dengan peristiwa mistis. Harvest moon terakhir yang terjadi pada Jumat tanggal 13 di langit Bumi bagian utara pada 1935 silam.
Supermoon kali ini terlihat lebih kecil dibandingkan supermoon lainnya. Mengutip Earth Sky, bulan menjadi spesial karena tampak di langit lebih awal dari biasanya yang muncul sekitar 50 menit setelah matahari terbenam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Harvest Moon Akan Terjadi Hari Ini |
"Supermoon bisa terlihat sejak maghrib hingga menjelang matahari terbit hingga beberapa hari kedepan," terang Thomas melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.
Hal lain yang membuat Bulan ini unik adalah ukurannya yang terbilang lebih kecil dari fase purnama biasanya. Sebab, bulan akan menyentuh jarak terjauhnya.
Dilansir Almanac, penamaan 'Harvest Moon' sendiri dipopulerkan oleh para petani di Eropa pada awal abad ke-20. Mereka biasa menggunakan bantuan cahaya bulan untuk bekerja di ladang hingga malam hari saat musim panen di awal musim gugur.
Fenomena micro harvest moon diprediksi tidak akan terjadi lagi hingga 2049. (ndn/evn)