Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan diperlukan hujan buatan yang lebih besar untuk mengatasi karhutla yang membabat puluhan ribu hektare hutan.
"Kami akan tingkatkan upaya TMC, dengan upaya Kapur Tohor aktif (CaO) sebagai bahan semai, disemai pagi hari untuk meningkatkan kualitas udara yang memudahkan pertumbuhan awan. Setelah awan tumbuh baru disemai dengan NaCl pada siang hingga sore," kata Hammam dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:3 Teknik Untuk Memadamkan Karhutla |
Ia menjelaskan jika dilakukan pada saat yang tepat, operasi hujan buatan mampu menghasilkan air dalam jumlah hingga jutaan meter kubik per hari..
Hammam menyinggung untuk upaya optimal BPPT agar diberikan penugasan nasional dan memiliki independensi melakukan operasi TMC yang berkelanjutan.
"Agar operasi TMC dapat dilakukan secara berkelanjutan, kami juga butuh didukung oleh anggaran, peralatan utama yakni pesawat, dan kesiapan sumberdaya manusia, mulai dari perekayasa, peneliti, dan pelitkayasa," pungkasnya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)