Startup Akomodasi Asal India Rambah Bisnis Kosan di Indonesia

CNN Indonesia | Senin, 14/10/2019 08:20 WIB
Startup akomodasi asal India, Oyo, tak hanya menggarap bisnis penginapan saja, tapi sekarang ikut merambah bisnis kos-kosan. Ilustrasi (davidlee770924/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan rintisan bidang akomodasi asal India, Oyo, akan merambah lini bisnis indekos. Country Head for Emerging Business Oyo Hotels & Homes, lndonesia Eko Barmantyo mengatakan layanan ini akan disebut Oyo Life.

Menurutnya, bisnis kos-kosan ini lahir dari permintaan rekanan mereka untuk menghadirkan solusi untuk pasar kos-kosan.

"Di Indonesia, kami mendapatkan banyak permintaan dari asset partners untuk membawa solusi hospitality full stack kami ke pasar kost," jelasnya dalam peluncuran Oyo, Rabu (9/10).


Berdasarkan survei dari Indonesian Property Watch 2018 juga menemukan hampir separuh dari millenial di Jakarta lebih memilih untuk tinggal di kost. Sehingga, Oyo mengincar konsumen profesional muda dam mahasiswa sebagai target utama nagi layanan Oyo Life. Oyo Life sendiri sebelumnya telah hadir terlebih dahulu di India dan Jepang.

Selain itu, menurut data Property Affordability Sentiment Index H1 2019 dari Rumah.com, alasan orang Indonesia tidak buru-buru membeli rumah karena faktor kenaikan harga. Sehingga, sebagian besar orang yang baru memulai karir cenderung memilih tinggal di kost sampai mampu mendapatkan tempat tinggal permanen.

Saat ini Eko menyebut Oyo telah memiliki 2500 kamar kos di 8 kota. Eko menjelaskan sampai akhir tahun, pihaknya akan melakukan ekspansi jumlah kamar secara agresif di kota-kota besar. Ia mengatakan Oyo menargetkan 10 ribu kamar di 10 kota hingga akhir tahun.

Konsep setiap akomodasi Oyo Life difokuskan akan kenyamanan dan kemudahan bagi milenial. Konsep ini merupakan bentuk standarisasi indekos. Biaya standarisasi ini tidak akan dibebankan kepada pemilik indekos, Oyo akan berinvestasi dalam standarisasi ini.

Oleh karena itu, Oyo tak akan hanya berperan sebagai agregator saja. Oyo Life akan melakukan standarisasi kepada indekos.

"Standarisasi ini merupakan investasi kami. Jadi pemilik indekos tak mengeluarkan biaya sepeser pun," ujar Eko.

Sehingga fasilitas esensial yang menjamin kebutuhan seperti koneksi wifi , televisi, jasa housekeeping, kamera CCTV, dan juga layanan 24 jam sudah tersedia pada kos-kosan yang tergabung di Oyo Life. Penghuni juga dapat menghubungi tim Oyo Support setiap saat, tanpa biaya tambahan dari harga sewa bulanannya. (jnp/eks)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK