Preview Tokyo Motor Show 2019

Mobil Otonom Buat Angkut Atlet Olimpiade Tokyo

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 05:22 WIB
Mobil Otonom Buat Angkut Atlet Olimpiade Tokyo Toyota e-Palette sudah mengadopsi sistem otonom level 4. (Foto: Screenshot via web Toyota)
Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota akan meluncurkan beragam model kendaraan untuk kebutuhan Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade 2020. Salah satu model yang cukup menyita perhatian adalah e-Palette.

Toyota e-Palette melakukan debut dunia di Consumer Electronics Show (CES) 2018. Sejak pertama dikenalkan, van ini sudah mengadopsi teknologi otonom level 4 atau bergerak sendiri tanpa sopir. Keunggulan itu yang akan dibuktikan Toyota ketika mobil mengangkut para atlet dari satu titik ke titik lain.

"Atlet Olimpiade dan Paralimpik bekerja tanpa lelah untuk mencapai hal yang mustahil, dan kami ingin memberi mereka kendaraan khusus agar sesuai dengan kebutuhan mereka," kata pemimpin divisi pengembangan e-Palette Takahiro Muta mengutip situs resmi Toyota, pada Kamis (10/10).


Kendaraan ini juga menjadi misi lanjutan Toyota untuk menggabungkan antara listrik dengan teknologi penggerak.

e-Palette ini dilengkapi sistem mengemudi otomatis yang dirancang menggunakan perangkat keras, lunak, dan sensor canggih seperti kamera dan LiDAR. Teknologi otonom bus kecil ini diklaim setara level 4.

Sistem mengemudi otomatis dapat memantau keadaan sekeliling kendaraan secara 360 derajat. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, kendali mobil bisa diambilalih oleh operator kapan saja jika diperlukan.

Operator pada sistem bus juga akan memantau pergerakan mobil ini selama masih dalam perjalanan. Uji coba internal kecepatan maksimal e-Palette diklaim bisa tembus 19 km per jam.

Bus bergaya minimalis ini sudah disesuaikan untuk memudahkan penumpang naik dan turun, serta nyaman berada di dalamnya. Bahkan interiornya punya kontras warna yang membantu penumpang buta warna.

e-Palette akan diungkap dan dipamerkan di booth Toyota selama penyelenggaraan Tokyo Motor Show 2019 berlangsung bulan ini di Jepang.

"Kami bangga dapat bekerja dengan mereka pada kendaraan yang tidak hanya akan memindahkan atlet secara fisik," ujar Muta. (ryh/mik)