Grab Buka Kemungkinan Pisah Aplikasi Sejumlah Layanan

CNN Indonesia | Sabtu, 12/10/2019 05:45 WIB
Grab Buka Kemungkinan Pisah Aplikasi Sejumlah Layanan Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab Indonesia mengatakan kemungkinan pihaknya untuk memisahkan layanan tertentu menjadi aplikasi yang terpisah. Direktur eksekutif Grab Indonesia, Ongki Kurniawan mengatakan pihaknya membuka kemungkinan untuk hal itu.

"Arah kemungkinan untuk pisah aplikasi, saya rasa kemungkinannya itu tetap ada," kata Ongki kepada awak media di Financial Club, Jakarta, Kamis (10/10).

Namun menurut Ongki, konsep dari Grab sendiri adalah sebuah platform yang menyediakan berbagai layanan hanya dalam satu aplikasi.


Kendati demikian, ada satu layanan Grab yang masih diakses melalui satu aplikasi terpisah, salah satunya GrabWheels. Ongki menyebut layanan ini belum bisa dikonsolidasikan ke dalam aplikasi Grab.

"GrabWheels belum bisa kita konsolidasikan ke dalam aplikasi Grab, jadi kita masih luncurkan aplikasi itu secara terpisah untuk beberapa waktu. Tujuannya supaya dia [GrabWheels] menjadi lebih mature dan smooth lagi pengalamannya, baru nanti kita gabungkan lagi menjadi satu layanan," terangnya.

Berbicara soal layanan GrabWheels, pada Mei lalu Grab resmi meluncurkan  proyek uji coba layanan skuter listrik pertama di Indonesia yang dinamai GrabWheels. Fasilitas ini bisa digunakan di area BSD City, Tangerang, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, dan Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, dan kawasan Gelora Bung Karno.

GrabWheels menargetkan orang-orang yang sehari-hari membutuhkan transportasi jarak pendek untuk menuju ke stasiun atau terminal. GrabWheels juga berguna bagi pelajar dan mahasiswa atau pekerja yang berdomisili dekat dari kantor atau sekolah.

Oleh karena itu lokasi peminjaman GrabWheels akan disediakan di daerah-daerah seperti pemukiman penduduk, area perkantoran, dan fasilitas pendidikan. Lokasi peminjaman ini mirip seperti tempat parkir.

Pengguna tinggal melakukan pemindaian QR code yang berada di stang motor melalui aplikasi. Kemudian pengguna bisa menggunakan skuter elektrik tersebut.

Pengguna bisa mengembalikan skuter di tempat parkir GrabWheels mana pun. Proses pengembalian skuternya dengan cara melakukan pemindaian QR Code yang berada di tempat parkir.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)