Grab Sumbang Ekonomi Rp10,1 Triliun di Kota Bandung

Grab, CNN Indonesia | Kamis, 24/10/2019 21:48 WIB
Grab Sumbang Ekonomi Rp10,1 Triliun di Kota Bandung Grab menyumbang ekonomi di Kota Bandung Rp10,1 triliun pada 2018 melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan mitra. (Foto: Grab)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab menyumbang ekonomi di Kota Bandung Rp10,1 triliun pada 2018 melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan mitra GrabCar, GrabBike, GrabFood hingga GrabKios.

Hal itu terungkap melalui laporan penelitian 'Dampak Sosial Grab 2018-2019' yang meneliti lima kota besar yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar dan Medan. Riset itu diluncurkan pada akhir September lalu. Kontribusi terbesar sendiri dihasilkan GrabBike yakni Rp4,59 triliun, sedangkan lainnya adalah GrabFood Rp3,76 triliun.

Di Indonesia, kontribusi ekonomi Grab mencapai Rp 48,9 triliun melalui pendapatan para mitranya. Angka ini merupakan bagian dari kontribusi Grab di Asia Tenggara sebesar Rp 81,5 triliun.



Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs, Grab Indonesia mengatakan Indonesia siap menjadi salah satu ekonomi terbesar di Asia, namun pada kenyataannya tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk ikut tumbuh.

"Grab ingin membangun sebuah platform yang inklusif, dan telah menjadi komitmen kami untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan di setiap negara tempat kami beroperasi. Grab for Good," kata dia dalam keterangannya, Kamis (24/10).

Penyandang Disabilitas

Selain itu, Grab juga berkomitmen untuk melayani lebih banyak penyandang disabilitas dengan teknologi dan model bisnis perusahaan. Saat ini, perusahaan itu juga tengah mengembangkan platform dan prosedur agar lebih banyak orang tuli dapat menjadi mitra pengemudi.

Salah satu mitra pengemudi tuli GrabCar dari Bandung, Al Kautsar Wirawan menuturkan dirinya diberhentikan perusahaan lamanya karena masalah pendengaran.

"Menemukan kesempatan kerja baru sangatlah sulit, sampai saya menemukan Grab. Saya telah menjadi mitra pengemudi selama lebih dari satu tahun dan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi saya," kata dia.


Lionel Priyadi, Peneliti Ekonomi Tenggara Strategics mengatakan melalui riset tersebut, orang bisa melihat bagaimana Grab memberikan peluang yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Dia menuturkan pertumbuhan ekonomi harus bisa dinikmati oleh seluruh orang.

"Pertumbuhan ekonomi ini harus bisa dinikmati oleh setiap orang dari berbagai kalangan di Indonesia, mulai dari bisnis-bisnis skala kecil hingga masyarakat umum," tegasnya.

Melalui program 'Grab for Good' Grab pun ingin meningkatkan keterampilan dan menyediakan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia dalam menyambut masa depan ekonomi digital. (asa)