Menakar Peningkatan Pendapatan Mitra Grab dari Hasil Survei

CNN Indonesia | Senin, 02/09/2019 14:18 WIB
Survei Center for Strategic and International Studies mencatat pendapatan mitra Grabbike dan Grabcar meningkat sebesar 113 sampai 114 persen. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan pendapatan mitra Grabbike dan Grabcar meningkat sebesar 113 sampai 114 persen setelah bergabung dengan Grab.

Mitra Grabbike meningkat 113 persen menjadi Rp4 juta dan GrabCar meningkat 114 persen menjadi Rp7 juta.

Untuk Grabbike, 50 persen mitra memiliki pendapatan dalam kisaran Rp3 sampai Rp5 juta setelah bermitra. Sebelumnya, hanya 22 persen dari mitra pengemudi yang memiliki pendapatan dalam kisaran ini.


Lebih lanjut, ada 18 persen mitra pegemudi yang memiliki pendapatan Rp5 juta sampai Rp7 juta setelah bermitra dengan Grabbike.

Atas temuan ini, CSIS menyimpulkan bahwa mayoritas mitra Grabbike memiliki tingkat pendapatan 135 persen di atas rata-rata pengusaha informal dan 208 persen di atas pekerja bebas seperti yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Grabcar
Survei juga menunjukkan mitra Grabcar berhasil melampaui rata-rata pendapatan sektor informal yang tercatat oleh BPS. Sebelum bermitra, mayoritas responden (75 persen) memiliki pendapatan di bawah Rp5 juta. Setelah bermitra, 68 persen responden berpendapatan di atas Rp5 juta.

Peningkatan produktivitas ini terjadi karena teknologi Grab dianggap mampu mempertemukan pengguna layanan dengan mitra pengemudi secara efektif dan efisien. Platform ride-hailing milik Grab bisa mengurangi waktu tunggu mitra pengemudi dan meningkatkan rata-rata jumlah perjalanan yang dapat diambil.

Grabfood
Secara rata-rata, penjualan mitra Grabfood di lima kota mengalami peningkatan sebesar 25 persen per bulan setelah bermitra. Rata-rata mitra memperoleh penjualan sebesarRp1,85 juta per hari. Angka penjualan ini meningkat dari dari Rp1,4 juta sebelum bermitra dengan Grab.

Survei juga menunjukkan 52 persen mitra dagang yang memiliki penjualan harian kurang dari Rp500 ribu per hari meningkat menjadi lebih dari Rp500 ribu per hari.

Grabfood dianggap membantu mitra UMKM mendapatkan tambahan penjualan sebesar Rp 11 juta per bulan tanpa investasi tambahan, misalnya perluasan tempat usaha.

Survei dilakukan terhadap 3.418 responden dalam periode  November hingga Desember 2019. Responden tersebut adalah mitra Grab dalam empat lini bisnis Grab.

Survei ini dilakukan di lima kota di Indonesia yaitu, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)