Recall Daihatsu

'Stang Seher' Rentan Patah, Daihatsu 'Recall' 36.915 Unit

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Jumat, 01/11/2019 16:26 WIB
'Stang Seher' Rentan Patah, Daihatsu 'Recall' 36.915 Unit Daihatsu Indonesia mengumumkan recall untuk Gran Max 1.5L dan Luxio karena ada kerusakan pada connecting road atau stang seher. (Foto: CNN Indonesia/ Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan kampanye perbaikan atau recall untuk model Gran Max mesin 1.500 cc dan Luxio. Sebanyak 36.915 unit terlibat dalam program ini.

Penjelasan Daihatsu, recall ditujukan untuk Gran Max 1.5L dan Luxio produksi periode Maret 2018 sampai April 2019. Menurut ADM, recall disebabkan komponen mesin yaitu connecting road atau 'stang seher' yang rentan patah.

Komponen ini sebelumnya sudah membuat lima unit mobil pelanggan Daihatsu (Gran Max 1.5L dan Luxio) mati mendadak setelah mobil bergerak sejauh 10 ribu km, sementara satu kasus lain mesinnya mengeluarkan suara 'aneh'.


"Walau yang bermasalah masih sedikit, tapi kami putuskan untuk di-recall saja," kata Head Product Improvement ADM Bambang Supriyadi di Sunter, Jakarta Utara, Jumat (1/11).

Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra mengatakan bila ada konsumen yang mobilnya terlibat dalam program ini untuk segera mengunjungi bengkel resmi Daihatsu untuk ditindaklanjuti.

Lama Pengerjaan Sekitar 14 Jam

Kata Amelia proses penggantian komponen sekitar 14 jam untuk satu unit mobil, sebab pengerjaannya sama dengan 'turun mesin'. Amelia bilang biaya perbaikan tidak akan dilimpahkan ke pemilik kendaraan.

Sebagai kompensasi dari perusahaan, konsumen akan mendapat bonus berupa voucher paket ganti oli mesin gratis untuk servis berikutnya.

Sebagai informasi, sejak peluncuran Gran Max (2008), dan Luxio (2009), keduanya sampai saat ini sudah terjual sebanyak lebih dari 300 ribu unit.

Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya masuk ke program recall atau tidak dengan menghubungi 1-500-898.

"Program ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan tanggung jawab kami dalam memastikan mobil yang sudah menjadi milik pelanggan pun tetap terjaga keamanan dan kenyamanannya," tutup Amelia.

[Gambas:Video CNN] (ryh/mik)