Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jabodetabek

CNN Indonesia | Jumat, 08/11/2019 12:10 WIB
Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jabodetabek Ilustrasi (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jakarta dan sekitarnya bakal diterpa hujan cukup lebat dan angin kencang hari ini, Jumat (8/11). Potensi hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi.

Selain itu, potensi serupa juga terjadi di Aceh, Jambi, dan Papua. Sementara untuk daerah yang berpotensi hujan lebat tetapi tidak disertai angin kencang diperkirakan terjadi di Sumatera Utara, Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Menurut hasil pantauan BMKG, terjadinya hujan lebat itu disebabkan massa udara basah di lapisan rendah. Massa udara basah ini terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Papua Barat, dan Papua.


BMKG juga mencatat ada belokan angin di sejumlah wilayah di bagian barat, utara dan timur Indonesia.

"Terdapat belokan angin di wilayah Sumatera bagian utara dan tengah, Kalimantan bagian barat, tengah dan timur, Sulawesi bagian tengah, Maluku bagian tengah, Papua Barat dan Papua," tulis Bagian Hubungan Masyarakat Biro Hukum dan Organisasi melalui keterangan rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (7/11).

Gelombang 4 Meter

Selain itu, BMKG juga memperingatkan soal potensi gelombang setinggi 1,25 meter hingga 4 meter. Berdasarkan hasil pantauan BMKG, gelombang tinggi ini diperkirakan terjadi pada 8-10 November 2019.

Gelombang badai ini terjadi akibat Tropical Storm NAKRI 990 hPa. Badai ini terjadi di Laut Cina Selatan bagian barat Filipina atau sekitar wilayah perairan utara Indonesia.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Utara Natuna, Perairan Biak, dan Samudra Pasifik Utara Papua. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut. Sehingga diperkirakan gelombang tinggi 2,50 meter hingga 4 meter (tinggi) juga terjadi di Laut Natuna Utara.

[Gambas:Video CNN]


"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," terang BMKG dalam keterangan yang diterima, Jumat (8/11).

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Barat Daya-Barat dengan kecepatan 4 - 20 knot sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 3 - 20 knot.

Selain itu, wilayah yang akan dilanda gelombang setinggi 1,25 meter hingga 2,50 meter (sedang) yaitu perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu hingga Kepulauan Enggano, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Samudra Hindia Barat Sumatra, Samudra Hindia Jawa hingga NTT.

Selain itu, gelombang tinggi ini juga diperkirakan terjadi di perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sawu.

Terjadi pula di perairan selatan Pulau Rotte, perairan utara Kepulauan Anambas hingga Natuna, perairan Manokwari, perairan barat Biak, Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Jayapura. (din/eks)