China Dianggap Mampu Gantikan Komputer dan Software Asing

Jonathan Patrick, CNN Indonesia | Rabu, 18/12/2019 08:42 WIB
China Dianggap Mampu Gantikan Komputer dan Software Asing Pemerintah China disebut bisa mengganti semua perangkat lunak dan perangkat komputer dari kantor pemerintahan. (Foto: Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah China telah mengumumkan 'menendang' semua perangkat lunak (software) dan perangkat komputer dari kantor pemerintahan dalam waktu tiga tahun ke depan.

Kebijakan ini tentu menimbulkan pertanyaan perihal kesiapan China untuk mengganti seluruh ekosistem perangkat lunak dan komputer asing di instansi pemerintahan China.

Bagi Pengamat TIK dari Bentang Informatika Kun Arief Cahyantoro, pemerintah China bisa melakukan proyek ambisius tersebut. Setidaknya ada tiga hal yang membuat China bisa menggantikan perangkat lunak pada komputer.


Pertama, berdasarkan situs hackerrank, China adalah pengembang (developer) terbaik nomor satu di dunia. Posisi kedua dan ketiga ditempati masing-masing oleh Rusia dan Polandia.

Kedua, dari sumber yang sama China memiliki domain keahlian pengembang terbanyak di seluruh domain, yakni 8 dari 12 domain. Serta memiliki tiga domain teratas yaitu struktur data, matematika dan functional programming.

"Ketiga, China adalah nomor kedua setelah India sebagai outsourcing pengembangan berdasarkan diceus.com. Jadi sangat dimungkinkan China dapat menggantikan software & hardware dari luar negeri," kata Kun kepada CNNIndonesia.com, Selasa (17/12).

Kun mengatakan bahkan beberapa pengembang besar di China bergabung untuk melakukan kerja sama pengembangan sistem operasi (operating system) dalam negeri.

Keputusan pemerintah China untuk menggantikan segala perangkat lunak praktis pemerintah harus menggantikan Windows sebagai sistem operasi komputer.

Kun menjelaskan kedigdayaan Windows bukan berada pada tampilan front-end dan kompatibilitas terhadap software lainnya. Akan tetapi, ia mengatakan data Agustus 2019 dari computerhope menunjukkan bahwa OS Android memiliki pangsa terbesar saat ini dengan angka 37,89 persen. Unggul tipis dibandingkan OS Windows dengan angka 36,49 persen.

"Seperti diketahui, bahwa Android adalah varian dari sistem operasi Linux Debian," ujar Kun.

Dari sisi teknologi cip atau hardware yang biasa disebut dengan semikonduktor, China memang belum bisa mengalahkan dominasi industri semikonduktor luar negeri. Teknologi semikonduktor ini memegang peranan penting dalam sistem komputer.

[Gambas:Video CNN]

Akan tetapi, pemerintah China telah berencana melakukan pendanaan fantastis untuk membangun ekosistem semikonduktor domestik. Pendanaan ini bertujuan meningkatkan kesenjangan teknologi dengan negara industri semikonduktor lainnya.

"Tetapi sejak Oktober 2019, Pemerintah China berencana mengeluarkan pendanaan hingga US$28,9 miliar untuk pembiayaan pembangunan industri semikonduktor domestik," kata Kun.

Kun mengatakan di sisi teknologi semikonduktor, China harus bisa mengalahkan dominasi Intel dan Samsung. Tak hanya kedua merek itu, China harus bisa menggantikan AMD yang merupakan perusahaan joint venture semikonduktor antara Amerika dan China. (jnp/mik)