Tips Teknologi

8 Cara Hindari Sambaran Petir Saat Hujan

eks, CNN Indonesia | Minggu, 19/04/2020 15:22 WIB
Berikut delapan cara untuk menghindari sambaran petir saat hujan menerpa. Ilustrasi sambaran petir (istockphotos/mdesigner125)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) masih menyebut akan terjadi hujan petir di sekitar kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sore ini.

"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada siang dan sore hari," demikian peringatan dini dari petugas prakiraan cuaca (forecaster) BMKG, Kamis (2/1).

CNNIndonesia.com merangkum sejumlah tips dari Badan Meteorologi dan Geofisika Ahli Meteorologi Senior AccuWeather.com, Kristina Pydynowski untuk menghindari tersambar petir.


1. Berada dalam ruang tertutup

Ketika petir menyambar, sebaiknya menghindar dan mencari tempat tertutup untuk berlindung. Tempat paling aman untuk berlindung dari petir menurut Pydynowski adalah bangunan tertutup atau mobil.

Rumah tetap menjadi pilihan paling aman untuk berlindung saat hujan petir terjadi. Sebab, kasus orang tersambar petir ketika berada di dalam rumah lebih jarang terjadi ketimbang ketika orang berada di luar rumah

2. Hindari bersentuhan dengan logam

Meski sudah berlindung di tempat tertutup, hindari bersentuhan dengan logam ketika hujan petir terjadi. Dalam ruangan pun, pintu yang terbuat dari metal, dan jendela, ketika terjadi hujan disertai petir.

Begitu juga jika pipa air di rumah menggunakan pipa besi. Baiknya hindari area keran. Tapi, saat ini sebagian besar air yang dialirkan ke rumah-rumah sudah menggunakan pipa plastik PVC, sehingga lebih aman untuk melakukan kegiatan terkait dengan air di dalam rumah.

Pun ketika berada di dalam mobil, harus menghindari bersentuhan dengan bagian logam yang dapat menghantarkan listrik.

3. Cabut setop kontak

Baiknya segala peralatan elektronik seperti telepon kabel, tv kabel, komputer, dan segala perangkat listrik yang terhubung dengan di lepaskan dari setop kontak.

Namun, perangkat telepon genggam yang tidak langsung terhubung dengan listrik di rumah, masih aman untuk digunakan.

4. Jauhi jendela

Saat sudah menemukan tempat berteduh, jauhi jendelanya. Sebab, petir juga bisa menyambar ke dalam rumah. Namun peristiwa ini sangat jarang terjadi.
Selain itu, berdiri dekat jendela saat hujan badai akan berbahaya jika tiba-tiba jendela pecah akibat terbentur objek yang tertiup angin, seperti dilansir dari pusat layanan cuaca nasional Amerika Serikat.

5. Hindari air

Jangan mandi ketika hujan petir melanda. Apalagi jika instalasi pipa air menggunakan besi. Saat sedang berenang, segera naik ke daratan. Sebab air merupakan penghantar listrik yang baik.

[Gambas:Video CNN]


6. Hindari tempat terbuka

Jangan berada di tanah lapang, seperti sawah, lapangan bola, atau taman. Karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya

7. Hindari menara, pohon, atau tiang

Jauhi tiang listrik, menara, atau sesuatu yang tinggi. Sebab, benda-benda yang menjulang ini mudah tersambar petir.

Jangan juga berlindung di bawah pohon. Karena pohon yang tersambar petir energinya dapat melompat ke tubuh.

8. Jaga jarak saat ditempat terbuka

Jika berada di luar ruangan, atur jarak dengan orang lain antara 3 hingga 5 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir.

Ada baiknya juga menggunakan penangkal petir di rumah. Penangkal petir akan menghantarkan sambaran petir ke tanah untuk menetralisir engatan listrik tersebut.

Di Indonesia, Jabodetabek jadi daerah yang dengan sambaran petir terbanyak. Jumlahnya bahkan melebihi Jepang dan Florida, AS.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), petir biasanya terbentuk dari awan petir atau yang secara ilmiah disebut cumulonimbus. Di dalam cumulonimbus, gesekan ion positif dan negatif menimbulkan listrik. (eks)