Menkominfo: Masih Ada BTS yang Tak Berfungsi Akibat Banjir

CNN Indonesia | Rabu, 08/01/2020 05:40 WIB
Menkominfo: Masih Ada BTS yang Tak Berfungsi Akibat Banjir Ilustrasi menara BTS. (Aditya Panji)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dampak dari bencana banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang terjadi sejak 1 Januari 2020 lalu menyebabkan beberapa site seluler terganggu akibat pemutusan aliran listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

PLN mengklaim pemutusan itu berdasarkan faktor keamanan dan keselamatan akibat banjir.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan berdasarkan laporan terbaru pada hari ini, 99,8 persen menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) telah berfungsi secara normal sehingga layanan akses komunikasi bisa digunakan dengan lancar oleh masyarakat.


"Pagi tadi saya dilaporkan bahwa BTS yang sudah berfungsi itu sebanyak 99,8 persen, yang belum berfungsi tinggal 0,2 persen atau hanya 46 BTS dari 22,867 BTS yang ada," jelasnya lewat keterangan tertulis, Selasa (7/1).


Johnny menyampaikan bahwa pada 1 Januari 2020 lalu, dari total 22.867 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Jabodetabek, sekitar 10,7 persen tidak berfungsi akibat banjir.

"10,7 persen itu tidak berfungsi, karena power supply, listriknya yang tidak tersedia akibat banjir," kata Johnny.

[Gambas:Video CNN]

Secara keseluruhan masyarakat atau pelanggan masih bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi meskipun beberapa site seluler mati karena site tersebut memiliki backup power dan operator mengerahkan mobile backup power atau genset portable. Selain itu, site yang down di-cover oleh site sekitarnya.

Kominfo mengungkapkan jika dirinci, wilayah yang paling banyak mengalami site down adalah Jakarta Barat, sebanyak 20 titik. Menyusul di bawahnya Depok (9), Bogor (4), Jakarta Selatan (3) Kota Tangerang (2), Jakarta Utara (2), dan Jakarta Timur, Kota Bekasi, Tangerang, Serang, Lebak, Kepulauan Seribu sebanyak 1.

Kominfo mengklaim akan terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya untuk melakukan pemulihan terhadap site seluler yang masih down dengan menggunakan genset.

Dengan begitu, menara telekomunikasi dapat berfungsi kembali secara normal meskipun PLN masih memutuskan jaringan listrik dikarenakan kondisi masih belum aman.

(dal/DAL)