PLN mengklaim pemutusan itu berdasarkan faktor keamanan dan keselamatan akibat banjir.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan berdasarkan laporan terbaru pada hari ini, 99,8 persen menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) telah berfungsi secara normal sehingga layanan akses komunikasi bisa digunakan dengan lancar oleh masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Johnny menyampaikan bahwa pada 1 Januari 2020 lalu, dari total 22.867 Base Transceiver Station (BTS) di wilayah Jabodetabek, sekitar 10,7 persen tidak berfungsi akibat banjir.
[Gambas:Video CNN]
Secara keseluruhan masyarakat atau pelanggan masih bisa menggunakan layanan seluler untuk berkomunikasi meskipun beberapa site seluler mati karena site tersebut memiliki backup power dan operator mengerahkan mobile backup power atau genset portable. Selain itu, site yang down di-cover oleh site sekitarnya.
Kominfo mengungkapkan jika dirinci, wilayah yang paling banyak mengalami site down adalah Jakarta Barat, sebanyak 20 titik. Menyusul di bawahnya Depok (9), Bogor (4), Jakarta Selatan (3) Kota Tangerang (2), Jakarta Utara (2), dan Jakarta Timur, Kota Bekasi, Tangerang, Serang, Lebak, Kepulauan Seribu sebanyak 1.
Kominfo mengklaim akan terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya untuk melakukan pemulihan terhadap site seluler yang masih down dengan menggunakan genset.
Dengan begitu, menara telekomunikasi dapat berfungsi kembali secara normal meskipun PLN masih memutuskan jaringan listrik dikarenakan kondisi masih belum aman.