Upgrade Windows 7 ke Windows 10 Masih Bisa Gratis

CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 07:00 WIB
Upgrade Windows 7 ke Windows 10 Masih Bisa Gratis Ilustrasi (dok.Windows Blog)
Jakarta, CNN Indonesia -- Microsoft resmi meluncurkan pengganti sistem operasi (OS) Windows 7 yakni Windows 10 dan pengguna masih bisa mengunduh OS secara gratis. Padahal sebelumnya, Microsoft menyebut pembaruan gratis ini sudah dihentikan pada 2016 lalu.

Namun, ternyata pembaruan ini masih bisa dilakukan hingga saat ini. Pembaruan gratis ini bisa dilakukan bagi pengguna Windows 7 asli. Tidak diketahui hingga kapan pembaruan gratis ini bisa dilakukan.

Nantinya, perusahaan akan mengenakan biaya US$139 atau sekitar Rp1,8 juta (US$1 = Rp13,641) seperti dikutip Forbes.


Sebelum memperbarui ke Windows 10, ada baiknya melakukan pencadangan atau back up file untuk berjaga-jaga jika ada data yang hilang. Meski proses pemutakhiran data ini tidak menghapus file yang ada di dalam perangkat.

Untuk melakukan pencadangan data bisa dilakukan dengan cara berikut.

1. Pilih tempat penyimpanan.
Hard drive eksternal biasanya menjadi pilihan tempat penyimpanan terbaik. Usahakan kapasitas hard drive eksternal dua kali dari hard disk perangkat.

2. Jadikan Tempat backup
Hubungkan hard drive eksternal ke laptop dengan USB. Akan ada pilihan otomatis yang muncul dan ada kotak dialog. Pilih penyimpan eksternal sebagai perangkat back up dan buka File History (Riwayat File). Bagian ini juga bisa ditemukan pada pengaturan Control Panel.

3. Lalu pilih Select Drive (Pilih Drive) untuk menyimpan file yang ingin Anda back up.

4. Klik Turn On, lalu perangkat akan memulai proses back up.
[Gambas:Video CNN]
Setelah proses back up, pengguna bisa melakukan proses pembaruan Windows 10 secara gratis:

1. Klik tautan Download Windows 10 Disc Image (ISO File) di situs Microsoft.

2. Klik 'Download Tool Now' atau Unduh Alat Sekarang. Ketika selesai mengunduh, buka unduhan dan terima ketentuan lisensi.

3. Pilih 'Upgrade this PC now' atau Tingkatkan PC Ini Sekarang lalu klik 'Next' atau Selanjutnya.

4. Pilih 'Keep Personal Files and Apps' atau Simpan File Pribadi dan Aplikasi.

5. Lalu klik 'Install' atau Pasang.

6. Setelah unduhan telah terpasang, buka Settings (Pengaturan), klik Windows Update (Pembaruan Windows) lalu Activation (Aktivasi) untuk mengaktifkan lisensi digital Windows 10.

Sebelumnya, beberapa pengguna mengeluh kalau pembaruan Windows 10 menyebabkan kinerja komputer atau laptop mereka menjadi lebih lambat.

Kelambatan ini salah satunya salah satunya penggunaan CPU yang cukup tinggi disebabkan oleh fitur asisten digital Cortana.

Dari pengamatan CNNIndonesia.com, selang beberapa hari usai memperbarui Windows 7 ke 10, saat laptop dinyalakan terkesan lambat panas alias butuh beberapa waktu untuk digunakan secara normal.

Selain itu, saat krusor hendak digeser ke kanan-kiri, pergerakan kursor juga melambat. Bug yang terdapat pada pembaruan OS pun memengaruhi aplikasi pihak pertama yakni Microsoft Edge, Internet Explore, dan Windows Kernel. (din/eks)