Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan dukungannya terhadap misi FPL dalam membantu para perempuan penyintas kekerasan (violence survivor) yang ingin menjadi mandiri secara finansial melalui berbagai layanan dalam platform Grab.
"Kami sangat terbuka jika nantinya ada alumni program pemberdayaan ekonomi FPL ini yang ingin bergabung ke Grab, misalnya sebagai merchant GrabFood atau mitra warung GrabKios karena layanan kami tersebar luas di Indonesia. Selain itu kami turut mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas lewat GrabRewards," ujar Neneng melalui keterangannya, Jumat (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"FPL dan Grab memiliki satu tujuan yang sama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas. Kami juga berharap agar lebih banyak sektor swasta yang berkomitmen untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di masyarakat dan dunia kerja," ujar Veni.
Diketahui, selain edukasi pencegahan, telah dilakukan kampanye donasi untuk FPL di platform GrabRewards. Pengumpulan donasi yang dilakukan sejak Desember 2019 hingga 10 Januari itu berhasil mengumpulkan Rp109,9 juta.
Donasi tersebut digunakan untuk program pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas di 3 (tiga) area, yaitu Jawa, Sumatera dan Kalimantan, serta Indonesia Timur. Peserta program terbaik dari masing-masing wilayah akan mendapatkan bantuan modal agar bisa memulai usaha dan menjadi mandiri secara finansial. (fef)