Akun Twitter Milik Facebook Diretas, Pelaku Tawarkan Jasa

CNN Indonesia | Senin, 10/02/2020 05:41 WIB
Akun Twitter Milik Facebook Diretas, Pelaku Tawarkan Jasa Ilustrasi peretas. (Istockphoto/ iLexx)
Jakarta, CNN Indonesia -- Akun Twitter milik Facebook diretas oleh kelompok yang diduga berbasis di Arab Saudi bernama OurMine pada Jumat (7/2).

Akun tersebut diketahui aktif dalam mengekspos kerentanan keamanan akun media sosial yang memiliki banyak pengikut.

Dikutip dari NBC, OurMine sempat berkicau di akun Twitter milik Facebook yang memiliki 13,4 juta pengikut. Dalam kicauannya, kelompok peretas ini menilai keamanan Facebook lebih baik dari Twitter.

"Meski Facebook bisa diretas, tapi keamanan mereka lebih baik dari pada Twitter," kicau OurMine di akun itu.


Dalam aksi peretasan tersebut, OurMine juga menuliskan alamat situs dan kontak emailnya sebagai solusi kepada Facebook atau pengikutnya jika hendak meningkatkan kemanan akun media sosialnya.

Selain di Twitter, OurMine juga diketahui meretas akun Facebook Messenger di Instagram dengan mengunggah logo miliknya beberapa kali.

Facebook telah menghapus pesan dan gambar yang sempat diunggah oleh OurMine itu dan mengklaim telah mengambil alih akunnya.

Lewat email, OurMine menyampaikan peretasan hanya berlangsung selama 15 menit.

Ilustrasi Facebook dan Twitter.Ilustrasi Facebook dan Twitter. (LoboStudioHamburg/Pixabay)
"Ya, kami yang melakukan peretasan itu," kata OurMine.

OurMine diketahui juga sempat meretas akun media sosial National Football League (NFL) dan Wali Kota Kansas, Amerika Serikat. Akun tim San Francisco 46ers juga sempat diretas meski tidak mengunggah kicauan.

"Kami menyadari masalah ini dan bekerja dengan cyber security NFL dan platform untuk mengatasinya," kata tim San Francisco 46ers.

Meski dianggap sebagai peretas, OurMine mengaku sebagai kelompok yang baik hati. Kelompok itu mengatakan sebelumnya bahwa peretasan dilakukan secara acak.

"Kami tidak memiliki niat buruk dan hanya peduli dengan keamanan dan privasi akun dan jaringan Anda," katanya di situs webnya.

Melansir Business Insider, Twitter menyampaikan peretasan terhadap akun Facebook melalui platform pihak ketiga.

"Segera setelah kami mengetahui masalah ini, kami mengunci akun yang disusupi dan bekerja sama dengan mitra kami di Facebook untuk memulihkannya," kata juru bicara Twitter.

OurMine telah lama menargetkan akun media sosial milik tokoh dan perusahaan terkemuka.

[Gambas:Video CNN]
Pada 2016, grup ini berhasil meretas akun Twitter CEO Google Sundar Pichai, CEO Facebook Mark Zuckerberg, hingga CEO Twitter Jack Dorsey. OurMine bahkan meretas situs web Business Insider pada tahun yang sama.

Peneliti keamanan Jane Manchung Wong menyebut OurMine diketahui selalu mengarahkan pihak yang diretas ke website perusahaannya yang menawarkan pengecekan keamanan atas akun media sosial, email, iPhone, dan iCloud milik perorangan dengan tarif US$30.

Sementara, harga untuk pemeriksaan keamanan perusahaan diduga berbeda.

(jps/arh)