Raih Pendanaan Seri A, Printerous Siap Ekspansi Bisnis

Printerous, CNN Indonesia | Kamis, 13/02/2020 15:03 WIB
Raih Pendanaan Seri A, Printerous Siap Ekspansi Bisnis Printerous, platform online di Indonesia yang menghadirkan solusi kebutuhan cetak dan packaging. (Dok. Printerous)
Jakarta, CNN Indonesia -- Printerous, platform online untuk memenuhi kebutuhan cetak dan packaging, meraih pendanaan seri A dari BAce Capital, AddVentures, GDP Venture, dan Gobi Agung.

Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan infrastruktur teknologi dan memperluas jaringan ke 30 kota di Indonesia, serta membangun bisnis secara berkelanjutan.

Founder dan CEO Printerous Kevin Osmond optimistis pendanaan ini dapat membantu pertumbuhan bisnis melalui ekspansi dan inovasi, mengingat startup rintisannya telah berhasil memperoleh keuntungan. 


"Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia banyak yang menghadapi kesulitan dalam mendesain, memesan, maupun mendistribusikan produk cetak dan packaging. Printerous menggandeng mitra percetakan dan logistik untuk menjawab permasalahan ini, sehingga terciptalah solusi mencetak yang mudah, transparan, dan hemat biaya. Model bisnis ini telah diimplementasikan di pasar berkembang seperti Jepang, China, Amerika Serikat, dan Eropa, di mana industri percetakan yang kerap kali dianggap konvensional telah beralih menjadi digital," ujar Kevin di Jakarta, Kamis (13/2).

Indonesia memiliki potensi besar dalam perekonomian digital. Berdasarkan laporan terbaru dari Google, Temasek, dan Bain Company, angka pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mencapai 49 persen selama lima tahun terakhir, menjadi yang terpesat di kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, Managing Director BAce Capital Mulyono menyebut solusi mencetak yang komprehensif dan inovatif dari Printerous dapat memfasilitasi operasional bisnis UMKM yang merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia.

"Kami memiliki visi untuk meningkatkan seluruh ekonomi digital di Asia Tenggara dan mendukung startup lain dengan tujuan yang serupa. Printerous mampu memberdayakan industri tradisional dengan teknologi dan layanan tambahan lainnya, sehingga menguntungkan bagi percetakan maupun pengguna. Printerous adalah salah satu startup dari Indonesia yang kami percaya mempunyai peluang besar," ujar Mulyono.

Senada, CEO GDP Venture Martin Hartono menyatakan bahwa dukungan terhadap startup lokal harus terus dilakukan untuk perkembangan industri dalam negeri.

"Kami selalu mendukung perusahaan lokal Indonesia yang bisa mengembangkan solusi-solusi baru, seperti salah satunya Printerous di industri percetakan dan packaging," tambah Martin.

Diketahui, saat ini Printerous merupakan platform cetak online terbesar yang memfasilitasi lebih dari 250 percetakan dan telah membantu lebih dari 35 ribu pelaku bisnis. Ke depannya, Printerous akan terus berupaya untuk menyediakan platform mencetak yang dapat menghemat biaya, mudah, dan transparan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. (fef)