Google Beri Peringatan bagi Pengguna Huawei

CNN Indonesia | Senin, 24/02/2020 12:53 WIB
Google Beri Peringatan bagi Pengguna Huawei Ilustrasi. Google peringatkan soal keamanan data pengguna Huawei yang melakukan sideloading aplikasi Google. (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google peringatkan pengguna Huawei P40 dan P40 Pro soal bahaya jika mereka tak mengunduh aplikasi Google dari Play Store. Google tak menjamin aplikasi akan bekerja dengan baik dan soal keamanan data pengguna jika mereka menginstal aplikasi itu dari perangkat lain (sideloaded).

Sideloaded adalah menginstal aplikasi melalui transfer antar dua penyimpanan lokal, bisa jadi antar ponsel atau dari PC ke ponsel. Tapi, Google tak menjamin soal penyusupan malware dan perihal keamanan data pengguna jika mereka menggunakan aplikasi Google dengan cara ini.

"Aplikasi Google dengan sideloading tidak akan bekerja baik dan terpercaya karena kami tidak mengizinkan layanan ini berjalan di perangkat yang tidak tersertifikasi karena akan membahayakan [...] keamanan (data) pengguna."

Sebelumnya, para pengguna tetap nekat membeli perangkat Huawei karena mereka menganggap bisa menyiasati ketiadaan Google Play Store dan aplikasi-aplikasi Google dengan sideloading. Google lantas memberikan pernyataan tentang hal tersebut di situsnya.


Hal ini dilakukan karena Huawei sudah masuk perusahaan yang ada di daftar hitam perusahaan AS. Sehingga dalam sanksi yang dijatuhkan AS, semua perangkat Huawei tak bisa menggunakan teknologi dari perusahaan AS.

"Karena batasan pemerintah, perangkat baru Huawei yang meluncur setelah 16 Mei 2019 tidak bisa menggunakan proses keamanan Google," tulis Ostrowski. "Sehingga perangkat (Huawei) dianggap tidak tersertifikasi dan tidak bisa menggunakan aplikasi dan layanan Google," seperti tertulis dalam situs Google.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Huawei P30 meluncur tanpa dilengkapi Google Play Store. Huawei menyebut mereka menyediakan toko aplikasi sendiri bagi para penggunanya, App Galery. Namun, toko aplikasi ini belum memiliki beberapa aplikasi populer seperti Facebook, Instagram, dan lainnya, seperti dikutip CNET

Google berusaha menghindari masalah politik ketika menerbitkan tulisan ini di situsnya. Ostrowski mengakhiri pernyataan tertulisnya dengan menekankan cara untuk mengecek apakah perangkat ponsel pengguna dilindungi Google Play Protect. 

"Untuk mengecek apakah perangkat Anda tersertifikasi, buka Google Play Store di ponsel, sentuh Menu, cari Settings, dan akan terlihat sertifikasi perlindungan Play Protect (atau tidak)," seperti dikutip The Verge. (eks)