Beda Indonesia, Singapura Hingga WHO Hadapi Virus Corona

CNN Indonesia | Jumat, 06/03/2020 08:21 WIB
Berbagai negara punya cara masing-masing untuk menangani warga yang terinfeksi dan memberikan informasi soal penyebaran virus corona jenis Covid-19. Ilustrasi virus corona. (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wabah virus corona yang bermula dari Wuhan, China, kini sudah menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Berbagai negara hingga lembaga kesehatan Internasional punya cara masing-masing untuk menangani warga yang terinfeksi dan memberikan informasi soal penyebaran virus jenis Covid-19 tersebut.

Indonesia

Kasus pertama virus corona di Indonesia ditemukan pada 1 Maret 2020. Dua warga Depok, diumumkan oleh Presiden Joko Widodo dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara positif terjangkit virus covid-19 usai bertemu dengan warga negara Jepang.


Lewat situs resmi milik Kementrian Kesehatan RI, masyarakat bisa mengakses informasi terkait penyebaran infeksi atau emerging infectious disease tersebut lewat infeksiemerging.kemkes.go.id.

Dalam situs tersebut terdapat beragam konten. Mulai dari situasi terkini penyebaran virus corona di global dan China hingga jumlah WNI yang sedang diperiksa, positif covid-19, dan yang negatif covid-19.

Walau sempat dikritik karena tidak update secara real time, namun saat diakses pada Kamis (5/3), situs Kemenkes sudah memberikan informasi situasi terkini perkembangan virus corona per hari.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Kamis 5 Maret 2020, jumlah orang di Indonesia yang sedang diperiksa terkait dugaan suspect infeksi covid-19 berjumlah 388. Sementara yang positif terjangkit covid-19 (2), negatif covid-19 (371), dan proses pemeriksaan (15).


Kemenkes juga memaparkan informasi bahwa secara global sudah ada 93.090 yang terkonfirmasi terpapar kasus corona. Sementara di China sudah ada 80.422 kasus, dengan kasus kematian yang berjumlah 2.984, dan 52.045 yang sembuh.

Kemenkes juga memberikan informasi bahwa di luar Cina dan Indonesia sudah ada 12.668 orang yang diperiksa karena Corona dengan jumlah kematian 214 kasus di 76 negara. Kemenkes juga mencatat 32 negara yang saat ini sudah terjangkit kasus Corona.

Tak hanya update soal virus Corona, situs Kemenkes juga menginformasi mengenai penyakit infeksi yang menjadi perhatian dunia, seperti SARS, Mers-Cov, Ebola, Polio, Yellow Fever, dan lainnya. Kemenkes juga menyuguhkan pedoman siaga menghadapi Covid-19 dan penyakit infeksi menular lainnya.

Adapun informasi Hotline Covid-19 yakni Emergency Operation Center (EOC) bisa diakses di nomor 021-5210411 dan 0812-1212-3119. Warga juga bisa menjangkau hotline Covid-19 lewat akun media sosial Twitter: @KemenkesRI, Facebook: @KementerianKesehatanRI, dan Instagram: @Kemenkes_ri.

Tak hanya Kemenkes, pemerintah Indonesia juga memberikan update soal virus corona lewat situs Kementerian Luar Negeri, Safety Travel di safetravel.id.

Situ tersebut memerikan informasi soal daftar 130 pelayanan dan alamat (nomor telepon, hot line, dan email) Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di setiap negara.

Safe Travel juga memberikan informasi secara detail status virus corona di berbagai negara, dari tingkat aman hingga berbahaya.

Safe Travel Kemenlu juga menawarkan fitur darurat yang bisa digunakan oleh WNI meminta pertolongan cepat dalam kondisi yang membahayakan jiwa. Anda dapat mengirimkan lokasi, merekam video dan menelpon KBRI/KJRI terdekat dan melaporkan kejadian yang dialami.

Ada juga fitur Indonesian Nearby yang bisa menghubungkan sesama WNI yang sedang berada di luar negeri. Terakhir, ada juga fitur Share Moment di media sosial untuk melakukan 'check-in' agar terpantau oleh Safe Travel Kemenlu.


Singapura

Singapura pertama kali mengumumkan kasus warganya yang positif corona pada 23 Januari 2020 pukul 18.00 waktu setempat. Adapun pasien pertama tersebut adalah warga China usia 66 tahun yang merupakan warga Wuhan dan datang ke Singapura bersama keluarganya pada 20 Januari 2020.

Sama dengan Indonesia, Kementerian Kesehatan Singapura juga memberikan lengkap soal update perkembangan wabah virus corona serta langkah-langkah yang sudah diambil pemerintah lewat situs www.gov.sg/article/covid-19-cases-in-singapore.

Namun bedanya, Pemerintah Singapura mampu memberikan situs yang lebih informatif, termasuk update informasi secara real time, per minggu, hari, hingga jam. Singapura memberikan informasi lebih detil soal perkembangan warganya yang sedang dirawat di Rumah Sakit Singapura.

Meski tidak menyebut identitas lengkap pasien, namun pemerintah Singapura memberikan secara detil usia dan riwayat perjalanan pasien sebelum dan sesudah terkena virus corona covid-19.

[Gambas:Video CNN]

Menurut pantauan CNNIndonesia.com, hingga 4 Maret 2020, pemerintah sudah menangani 112 orang, baik yang merupakan warga negara asing dan Singapura. Terbaru, situs pemerintah Singapura menyebutkan sedang menangani kasus ke 111 dan 112 yakni seorang pria usia 43 tahun dan wanita berusia 62 tahun.

Pria tersebut juga dijelaskan sebelum pernah melakukan perjalanan ke Malaysia, sementara pasien wanita itu tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri namun punya hubungan dengan pasien dengan label kasus nomor 94.

Pemerintah Singapura terlihat merinci identitas (umur, jenis kelamin, pekerjaan, kepentingan di Singapura) dan riwayat perjalanan setiap pasien yang sedang mereka tangani dengan pelabelan nomor 1 hingga 112.


Singapura juga memberikan informasi total kematian, kasus baru yang terkonfirmasi, dan informasi lain mengenai negara terjangkit virus corona. Negeri berjuluk Singa itu juga menyuguhkan artikel-artikel beserta penjelasan lengkap pedoman siaga menghadapi Covid-19 dan penyakit infeksi virus lainnya.

Pemerintah Singapura juga menawarkan kepada seluruh warga yang berada di Singapura untuk mendaftarkan nomer Whatsapp untuk menerima informasi terbaru, faktual, dan klarifikasi tentang berita hoaks terkait virus corona. Nomor Whatsapp tersebut akan terhubung langsung dengan layanan Kesehatan Pemerintah Singapura.

World Health Organization (WHO)

Situs milik badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) WHO juga menyuguhkan informasi dan panduan detil mengenai wabah virus corona lewat www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019.

Situs WHO memaparkan kasus-kasus corona yang dikonfirmasi meliputi provinsi, negara, hingga grafik dari kasus-kasus virus covid-19 yang dikonfirmasi.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Kamis (5/3), WHO sudah mencatat 95.270 kasus di 79 negara dengan total 3.281 kematian.

Lewat kanal Dashboard Novel Coronavirus Situation, WHO memberikan informasi tentang kesehatan masyarakat atau keadaan darurat di https://experience.arcgis.com/experience/685d0ace521648f8a5beeeee1b9125cd

Data yang ada di dashboard di-refresh setiap lima belas menit untuk pembaharuan informasi yang akurat mengenai situasi terkini kasus corona di berbagai negara.

WHO juga menyuguhkan artikel dan fitur soal langkah-langkah perlindungan dasar terhadap virus corona seperti fitur protect yourself. Dalam fitur ini diberikan panduan untuk mencuci tangan sesering mungkin cecara teratur dan menyeluruh, menjaga kebersihan, dan panduan saat alami demam, flu dan masalah pernafasan.

Lalu ada kolom tanya jawab dengan team WHO, bagi warga yang ingin tahu lebih mengenai virus corona. Situs tersebut juga memiliki kanal travel advice untuk memperingatkan warga terhadap wilayah yang positif terpapar virus corona.

Situs WHO juga menyajikan riset temuan ilmiah dan pengetahuan terbaru tentang penyakit coronavirus (COVID-19) dan menyusunnya dalam database yang bisa diunduh secara gratis.

(ldi/DAL)