Warga AS Gunakan Vodka untuk Meracik Hand Sanitizer

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Jumat, 06/03/2020 17:18 WIB
Warga AS Gunakan Vodka untuk Meracik Hand Sanitizer Ilustrasi Vodka. (Foto: Istockphoto/igorr1)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah warga Amerika Serikat dikabarkan menggunakan alkohol yang terkandung pada vodka untuk membuat hand sanitizer (pembersih tangan). Hal itu dilakukan dalam rangka untuk mencegah penyebaran tertular virus corona yang kian merebak di AS pasca ditemukan pertama kali di Kota Wuhan, Hubei, China.

Salah satu merek vodka yang digunakan oleh warga AS adalah Tito's. Vodka yang di produksi di Austin, Texas itu dianggap oleh sebagian warga AS mampu membunuh virus yang menempel di tangan.

Namun, apa yang dilakukan oleh sebagian warga AS itu ternyata keliru. Tito's Handmade Vodka dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa kandungan alkohol pada produknya tidak sesuai standar yang ditentukan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS.


Dalam panduanya, CDC menyampaikan hand sanitizer menggunakan alkohol sebesar 60 persen. Sedangkan yang terkandung pada Tito's Vodka hanya sebesar 40 persen.

Melansir CNN, Jumat (6/3), Tito's menyampaikan bahwa mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk melawan virus nCoV-19 sebagaimana yang dianjurkan CDC. Hand sanitizer baru digunakan jika sabun dan air tidak tersedia untuk membersihkan tangan.

Para ahli menyampaikan pembersih tangan buatan sendiri secara umum bukan pilihan yang bagus meski produk yang dijual di pertokoan memiliki kekurangan. Para ahli menyampaikan warga AS untuk mengikuti anjuran CDC dengan menggosok tangan selama 20 detik di air mengalir.

Selain itu setiap orang juga harus menghindari menyentuh wajah dan menutup mulut saat bersin atau batuk. Adapun tisu yang mengandung desinfektan dinilai bisa membantu membunuh virus meski tidak baik pada kulit.

Melansir Gizmondo, resep hand sanitizer bermula dari Twitter. Seorang pengguna menyampaikan bahwa hand sanitizer bisa dibuat dengan menggunakan alkohol yang terkandung pada Tito's Vodka.

Upaya membuat hand sanitizer sendiri sebagai respon atas menipisnya hand sanitizer Purell yang dijual di pasaran pasca merebaknya virus nCoV-19 menjangkit dan menewarkan sejumlah orang di AS. Di Amazon, harga satu kotak berisi 12 Purell bisa mencapai US$575 atau Rp8,2 juta (kurs Rp14.263).

[Gambas:Video CNN]

Tito's melalui perwakilannya menyampaikan bahwa produknya untuk diminum. Tito's memilih meluruskan polemik di media sosial itu meski tidak mengelak ada keuntungan ekonomi jika hal itu dibiarkan.

"Segera setelah kami melihat artikel dan pos sosial yang salah, kami ingin meluruskan. Walaupun akan baik bagi bisnis kami karena penggemar menggunakan Tito's dalam jumlah besar untuk pembersih tangan," kata perusahaan itu dalam email. (jps/mik)