Parthenogenesis terjadi ketika sel telur lain, bukan sperma, membuahi sel telur. Proses biologis pembuatan sel telur, yang disebut oogenesis itu biasanya menghasilkan tubuh kutub yang berisi duplikat DNA telur.
Ini adalah kejadian yang langka bagi vertebrata atau hewan dengan tulang belakang seperti Komodo (Varanus komodoensis), hewan endemik Indonesia. Sebab, hanya 70 spesies bertulang belakang yang dapat melakukannya, yaitu sekitar 0,1 persen dari semua vertebrata.
Kebun Binatang Chattanooga mengatakan Charlie melahirkan tiga anaknya dengan jenis kelamin jantan pada Agustus 2019. Ketiga anak Charli diberi nama Onyx, Jasper, dan Flint.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keterangan tertulis, presiden dan CEO Kebun Binatang Chattanooga Dardenelle Long mengatajan penetasan itu lebih istimewa dan mewakili masa depan yang cerah bagi spesies Komodo. Pasalnya, dia menyebut komodo terdaftar rentan terhadap kepunahan.
Komodo betina membawa kromosom seks WZ, sedangkan jantan membawa tipe ZZ. Ketika partenogenesis terjadi, induk hanya dapat membuat telur WW atau ZZ dan karena telur WW tidak dapat hidup, hanya telur ZZ yang tersisa untuk menghasilkan semua tukik jantan, kata kebun binatang.
"Biasanya, tubuh kutub ini mengerut dan menghilang. Namun, dalam kasus Komodo, tubuh kutub jelas bertindak sebagai sperma dan mengubah sel telur menjadi embrio," kata majalah Scientific American pada 2006 ketika kasus partenogenesis pertama pada komodo dilaporkan.
[Gambas:Video CNN]
(jps/eks)