LIPI: Orang Tanpa Gejala Bisa Tularkan Virus Corona

CNN Indonesia | Rabu, 18/03/2020 13:30 WIB
LIPI: Orang Tanpa Gejala Bisa Tularkan Virus Corona Ilustrasi virus corona. (ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan orang tanpa gejala terinfeksi virus corona yang menyebabkan Covid-19 bisa menginfeksi orang lain. Peneliti bidang mikrobiologi LIPI Sugiyono Saputra mengatakan situasi itu bisa membuat penyebaran Covid-19 tidak terdeteksi.
 
"Ini mengkhawatirkan karena bisa saja penyebaran virus sudah meluas tapi tidak diketahui," ujar Sugiyono kepada CNNIndonesia.com, Rabu (18/3).
 
Sugiyono menuturkan fenomena tersebut bukan hal yang baru. Dia berkata penelitian di Jerman pernah melaporkan hal itu sejak awal outbreak Covid-19.
 
Lebih lanjut, Sugiyono menyampaikan studi terbaru dari pasien di China menunjukkan bahwa 12,6 persen kasus merupakan transmisi pre-simtomatik. Dia mengatakan transmisi pre-simtomatik adalah penularan dari orang yang membawa virus tapi belum ada gejala ke orang sehat yang lain.


"Jadi ada indikasi bahwa orang yang tertular bisa menunjukkan gejala Covid-19 lebih awal daripada orang yang menularkan," ujarnya.
 
Sugiyono menjelaskan situasi orang yang tertular lebih cepat menimbulkan gejala daripada yang menularkan kemungkinan terjadi karena orang tersebut lebih susceptible atau lebih rentan. Sehingga, dia berkata gejala sakit cepat timbul.

[Gambas:Video CNN]


"Atau waktu inkubasinya lebih pendek," ujar Sugiyono.
 
Untuk menanggulangi dampak dari hal itu, dia menyarankan pemerintah memperbanyak dan memperluas tes Covid-19. Adapun untuk individu, dia menyarankan untuk mempraktikkan social distancing dengan benar.
 
"Dan self isolation bila ada gejala awal menyerupai Covid-19 dan melaporkannya bila makin parah," ujarnya.

(jps/DAL)