Perusahaan China Gratiskan Layanan Cloud untuk Tangani Corona

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 01:06 WIB
Perusahaan China Gratiskan Layanan Cloud untuk Tangani Corona Ilustrasi cloud Huawei. (kaboompics)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi asal China, Huawei Technologies mengumumkan pihaknya menggratiskan layanan komputasi awan (cloud) untuk membantu tenaga medis memerangi wabah pandemi virus corona SARS-Cov-2.

President of Huawei Cloud Global Market, Deng Tao mengatakan komputasi awan Huawei dapat diakses selama 1.500 jam yang tersedia pada situs Huawei Cloud https://activity.huaweicloud.com/intl/en/us/fight-covid-19.html.

"HUAWEI CLOUD telah menjalankan kerja sama dengan para mitra di Tiongkok untuk memberdayakan berbagai teknologi inovatif seperti cloud dan AI untuk melawan pandemi ini. Kami telah mengakumulasi pengalaman-pengalaman praktis terkait analisis CT scan dengan dukungan AI, penemuan obat, penyelenggaraan pendidikan online, dan teknologi-teknologi telekomunikasi," kata Tao lewat streaming video pada pekan lalu.

Menyoal penggunaan Huawei Cloud pada sektor kesehatan, perusahaan menyediakan layanan-layanan EIHealth meliputi viral genome detection, Antiviral drug in sillico screening, dan layanan AI-assisted CT patient screening.


Dalam bidang pendidikan, Huawei Cloud bersama mitra menyediakan layanan belajar daring untuk sekolah dan institusi pendidikan.

Sementara untuk perusahaan, Huawei Cloud membantu migrasi ke teknologi komputasi awan agar bisnis tetap berjalan meski pun dikerjakan dari rumah.

Pada kesempatan yang sama, R&D Director of Huawei Cloud ElHealth Dr Qiao Nan, pihaknya telah mengerjakan proyek ini selama tiga bulan saat virus corona mulai mewabah.

"AI dan cloud computing bisa kita pakai untuk mencari solusi mengatasi virus corona," kata Nan.

Menyoal pembelajaran secara daring, perusahaan yang digawangi Ren Zhengfei ini menginisiasi program ini dengan sebutan Online Education.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Deng hal itu dilakukan Huawei Cloud untuk mengembangkan pembelajaran jarak jauh, pengembangan kurikulum dan belajar online. Nantinya komputasi awan milik Huaweitu memakai ULearning dan BambooCloud yang telah diimplementasikan di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Selain itu ada juga Enterprise on Cloud untuk para pelaku usaha yang masih melakukan perputaran bisnis mereka meskipun di tengah wabah pandemi virus corona. (din/eks)