Bertema Inovasi Indonesia untuk Melawan Covid-19, selain RT-PCR turut diluncurkan delapan produk yang merupakan hasil kolaborasi triplex helix antara pemerintah, industri, dan dunia pendidikan. Peluncuran ini sekaligus untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
RT-PCR sendiri adalah hasil Gerakan Indonesia Pasti Bisa dalam Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC19) sub Group task force Rapid Test Diagnosis berbasis quantitative polymerase chain reaction (qPCR) yang dimotori oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan I Bio Farma Sri Harsi Teteki menjelaskan RT-PCR kit masuk dalam kategori screening dan diagnosis, yang berfungsi sebagai pendeteksi virus Sars Cov2 penyebab Covid-19.
Biofarma sebagai induk holding BUMN Farmasi meluncurkan produk lifescience berupa Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) pada Rabu (20/5). (Foto: Biofarma) |
Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini dunia sedang adu cepat menangani Covid-19. Ia menyebut peluncuran RT-PCR sebagai momentum baru bagi kebangkitan bangsa, sains dan teknologi, terlebih dalam bidang kesehatan.
16 laboratorium disebut sudah menerima donasi Bio Farma itu. Laboratorium dipilih berbasis rekomendasi BNPB dan Kementerian Kesehatan, berdasarkan peta epidemiologi dengan prinsip 3T, yakni tepat laboratorium, tepat jumlah, dan tepat waktu. Untuk itu, laboratorium harus memenuhi standar teknis, antara lain memiliki fasilitas Bio Safety Level (BSL) 2, PCR Open System, dan sudah pernah melakukan analisa sampel Covid-19.
RT-PCR memiliki tiga keunggulan. Satu, spesifiksitas hampir 100 persen untuk mendeteksi Covid-19, karena didesain oleh target gen sesuai sequence virus yang ada di Indonesia. Dua, memiliki open system sehingga bisa digunakan di mesin PCR manapun. Tiga, sudah menerapkan Good Distribution Process (GDP) sesuai rekomendasi WHO, termasuk penggunaan prinsip sistem rantai dingin dalam pengantaran suhu, seperti distribusi vaksin pada umumnya sehingga saat komersialisasi kelak harga yang ditawarkan akan lebih terjangkau. (rea)
Biofarma sebagai induk holding BUMN Farmasi meluncurkan produk lifescience berupa Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) pada Rabu (20/5). (Foto: Biofarma)