Samsung Diduga Bakal Bikin HP Pakai Baterai Lepas Pasang

eks, CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 07:57 WIB
Samsung A20S Ilustrasi (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung dikabarkan bakal memproduksi ponsel dengan baterai yang bisa dilepas pasang. Model baterai seperti ini disebut akan digunakan pada ponsel murah kelas entry level.

Selain itu disebutkan kalau Samsung tengah mengembangkan perangkat dengan nomor model SM-A013F.

Sehingga diperkirakan baterai ini akan dipasang pada Galaxy A01e. Berdasarkan informasi sebelumnya, perangkat ini akan tersedia dengan penyimpanan 16/32 GB, serta akan dipasarkan di Eropa dan Asia.


Hal ini terungkap dari sebuah bocoran gambar yang menunjukkan baterai ponsel Samsung. Masih belum jelas kapan model ini akan diluncurkan ke pasar. Tapi, bocoran gambar ini menunjukkan kemungkinan ponsel itu akan meluncur segera.

Berdasarkan nomor ada bodi baterai, EB-BA013ABY, ponsel dengan nomor model SM-A013F ini diperkirakan bakal memboyong baterai 3.000 mAh.

Sebelumnya Samsung sudah memperkenalkan seri Galaxy Xcover yang menggunakan baterai bisa dilepas pasang. Namun, ponsel ini masih dijual terbatas dan digunakan untuk kebutuhan tertentu.

Samsung terbilang cukup lama menelurkan ponsel-ponsel dengan baterai yang bisa dilepas pasang itu. Ketika produsen ponsel lain sudah beralih ke ponsel dengan model unibody, pabrikan asal Korea Selatan ini masih bertahan dengan model lama.

Model dengan baterai ponsel lepas pasang masih digunakan untuk lini ponsel murah mereka, seperti dikutip GizmoChina. Sesuai namanya, unibody adalah model ponsel dengan bodi utuh dan tak ada bagian yang bisa dilepas pasang. 

Samsung baru melakukan perubahan besar-besaran dari label ponsel murah pada ponsel unggulan mereka lewat seri Galaxy S6.

Ponsel flagship yang sebelumnya menggunakan plastik polycarbonate diganti dengan alloy dan kaca berkualitas. Lewat ponsel ini pula Samsung menggunakan desain unibody, sehingga baterai ponsel tak lagi bisa dilepas pasang.

Dengan baterai lepas pasang, pengguna cukup mengganti dengan baterai cadangan ketika daya habis. Tak perlu powerbank atau mencari stop kontak listrik ketika butuh mengisi daya, seperti dilaporkan SamMobile

Namun, dengan perkembangan kapasitas baterai yang makin besar diatas 5.000 mAh dan pengisi daya cepat. Mengisi baterai ponsel tak lagi butuh waktu lama seperti beberapa tahun lalu, seperti ditulis GizChina. (eks)

[Gambas:Video CNN]