Gojek-Grab Aktifkan Fitur Antar Penumpang Ojol Mulai 8 Juni

CNN Indonesia | Jumat, 05/06/2020 11:45 WIB
Keberadaan layanan ojek online kian lekat dalam keseharian masyarakat Indonesia. Pengunaanya yang mudah, murah dan cepat, menjadi alasan utama melekatnya ojek online di tengah masyarakat. Jakarta, Senin 18 Februari 2019. CNN Indonesia/Andry Novelino Gojek dan Grab memastikan fitur antar penumpang ojol aktif pada 8 Juni. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyedia jasa transportasi online, Gojek dan Grab, memastikan bakal menghidupkan kembali fitur antar ojek online (ojol) untuk wilayah DKI Jakarta pada 8 Juni. Hal ini mengikuti kebijakan yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Kamis (4/6).

Anies mengizinkan kendaraan umum, termasuk ojol dan ojek konvensional, beroperasi mulai 8 Juni selama PSBB transisi yang dimulai 5 Juni sampai batas waktu tak ditentukan. Meski demikian Anies menyebut PSBB transisi sampai akhir Juni disebut fase I.


"Berdasarkan Jadwal Pembukaan Transisi Fase I yang dipaparkan Pemprov DKI, layanan transportasi sepeda motor termasuk Goride dapat membuka 100 persen layanan mulai 8 Juni 2020," kata Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek Indonesia, melalui keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (5/6).


Grab juga menyatakan fitur antar penumpang dapat kembali dinikmati pelanggan pada hari yang sama. Menurut Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi pihaknya membuka fitur penumpang dengan sejumlah protokol kesehatan pencegahan penularan wabah corona (Covid-19).

"Betul, dengan enam langkah Grabprotect," kata Neneng saat dihubungi.


Operasional antar penumpang ojol telah dibekukan sementara oleh Gojek dan Grab di wilayah yang menerapkan PSBB, termasuk Jakarta yang dimulai sejak 10 April. Sesuai aturan PSBB, ojol hanya boleh melayani jasa antar jemput barang saja.

Pengaktifan kembali fitur ojol antar penumpang disambut oleh asosiasi ojol Garda Indonesia. Mereka berterima kasih kepada Anies dan berjanji akan menjalaninya dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sementara itu Kementerian Perhubungan diketahui sedang menggarap aturan main ojol dan angkutan umum jenis lainnya. Kemenhub menargetkan aturan itu akan terbit pada 7 Juni. (ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]