Aksara-aksara ini bakal bisa dipakai sebagai nama situs jika sudah disetujui oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).
Saat ini, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) tengah mempersiapkan pendaftaran domain dari aksara-aksara daerah tadi. Sebelumnya, PANDI telah mendaftarkan Domain Aksara Jawa Hanacaraka) terlebih dulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kelanjutan untuk mendaftarkan seluruh aksara yang ada di Indonesia sebagai Internationalized Domain Name (IDN) sebagai bentuk nyata pelestarian di dunia digital," kata Yudho.
Terpisah, Wakil Bidang Pengembangan Bisnis dan Marketing Pandi, Heru Nugroho mengatakan untuk bisa mewujudkan pelestarian aksara daerah tersebut, dibutuhkan dukungan dan sinergi yang baik dari berbagai pihak.
Saat ini Pandi sedang menjalin komunikasi dengan beberapa komunitas pegiat aksara daerah untuk mempermudah pendaftarannya.
Selain itu, kegiatan yang dinisiasi PANDI tersebut banyak mendapat dukungan dari komunitas pegiat aksara daerah lainnya.
Dukungan ini berimbas pada keberhasilan pendaftaran aksara jawa (hanacaraka). Beberapa komunitas yang sudah menyatakan siap bekerjasama untuk mendukung Pandi saat ini ialah komunitas dari aksara Sunda dan Bali.
Sebelumnya, PANDI sudah terlebih dahulu mendaftarkan aksara jawa (hanacaraka) ke ICANN. Hingga saat ini prosesnya sudah hampir rampung, Pandi tinggal menunggu respon persetujuan dalam waktu sekitar 8 minggu. (jnp/eks)