Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemenkominfo Ahmad M. Ramli menjelaskan TV analog banyak memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 Mhz.
"Kita punya frekuensi bagus untuk 5G. Frekuensi yang baik ada di frekuensi 700 MHz. Sekarang 700 (MHz) itu habis untuk penyelenggaraan TV. TV analog itu boros sekali," kata Ramli dalam konferensi virtual, Rabu (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mencari Jodoh Ideal untuk 5G |
Pita frekuensi 700 MHz bisa digunakan untuk menggelar jaringan 5G maupun untuk penanganan bencana.
Global System for Mobile Communications Association (GSMA) mengatakan Indonesia berpotensi kehilangan potensi peningkatan ekonomi sebesar US$ 10,5 miliar atau sekitar Rp142,9 triliun apabila frekuensi 700 MHz tak kunjung dibebaskan oleh pemerintah dalam 10 tahun ke depan atau hingga 2030.
Perhitungan tersebut diperoleh GSMA dengan menghitung dampak langsung dan tidak langsung terhadap produktivitas ekonomi.
Alokasi eksklusif dari pita 700 MHz dalam jumlah yang cukup merupakan kunci bagi operator telekomunikasi untuk menghadirkan layanan 4G dan 5G yang terjangkau ke seluruh wilayah Indonesia.
Oleh karena itu, GSMA meminta agar pemerintah segera melakukan pembebasan frekuensi 700 MHz agar operator bisa menggelar jaringan 5G dan 4G. Frekuensi 700 MHz masih dipakai untuk siaran TV analog. (jnp/eks)