6 Fakta Ikan Arwana yang Punya Nilai Jual Tinggi

CNN Indonesia | Kamis, 18/06/2020 09:35 WIB
Ikan arwana jenis super red milik Direktur Utama PT Astra Sedaya Finance (ASF), Jodjana Jody. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Dinda Audriene Muthmainah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ikan Arwana merupakan bagian dari keluarga Osteoglossidae. Ikan ini sebenarnya masuk jenis ikan purban yang belum punah. Ikan ini punya banyak nama, yaitu mulai ikan siluk, kayangan, kalikasi, dan kelasa.

Hewan peliharan ini sangat populer karena bentuk tubuhnya yang dianggap menarik dan berbeda dari jenis ikan tawar lainnya.

Salah satu dari mereka dikabarkan bernasib malang karena dijadikan santapan makan pagi. Berdasarkan unggahan akun Instagram @solokini, ikan arwana itu berusia empat tahun dan ia beli di salah satu toko ikan di Jatinegara, Jakarta Timur.


Awal cerita ketika pemilik menitipkan ikan arwana tersebut di rumah orang tuanya di wilayah Sukoharjo, Jawa Tengah karena ia mesti bekerja di Cikarang, Jawa Barat. Sudah dua tahun tidak bertemu, saat memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya, ternyata arwana yang ia beli seharga Rp2 juta itu malah digoreng oleh sang ayah.

[Gambas:Instagram]

Mengenai ikan arwana ternyata ada fakta yang menarik untuk diketahui. Berikut fakta-fakta terkait ikan arwana:

1. Arwana bisa bertahan hidup di wilayah yang oksigennya sedikit

Ikan awarna dapat bertahan hidup di wilayah dengan kadar oksigen yang sedikit karena dapat membantu mereka menghindari persaingan untuk mencari makan. Di habitat yang tingkat oksigennya lebih rendah ini, pergerakan mangsa cenderung lebih lambat.

Arwana biasanya banyak ditemukan di sungai, danau, dan cekungan sungai.

2. Lebih suka memangsa serangga dan ikan kecil

Arwana biasanya lebih suka memangsa hewan-hewan yang termasuk jenis krustasea (udang-udangan), serangga dan ikan kecil, seperti dikutip Animals Net. Namun pada dasarnya, bisa memangsa apa saja yang pas di mulut besar mereka.

Meski begitu, ada beberapa spesimen ikan arwana yang memakan burung, ular bahkan kelelawar.

3. Arwana mesti diperlakukan secara khusus

Ikan ini membutuhkan perawatan yang lebih intensif dibandingkan spesies ikan air tawar lainnya. Karena bentuk tubuhnya yang memanjang, maka dibutuhkan akuarium yang ukurannya panjang dan lebar. Suhu air pun juga mesti diperhatikan.

Ketika arwana dipelihara, pemilik mesti memberikan makanan seperti cacing tanah, daging kepiting, udang, dan hati sapi. Sebab, habitatnya sudah berbeda.

4. Arwana termasuk predator soliter

Ikan arwana merupakan jenis predator soliter dan berburu mangsanya di sepanjang permukaan air. Tak sedikit dari mereka yang bakal melompat keluar dari air untuk menangkap mangsa.

Arwana usia remaja akan hidup di dalam kelompok kecil sementara itu arwana dewasa sangat teritorial.

5. Arwana betina bisa hasilkan 30 butir

Tiap jenis arwana memiliki strategi reproduksi yang sedikit berbeda. Sebagian besar dari mereka menghasilkan jumlah telur yang relatif sedikit. Malah ada betina yang hanya mampu menghasilkan 30 butir telur.

Untuk melindungi telur-telur mereka, biasanya arwana akan menempatkan telur di dalam mulut. Selain itu, ada beberapa ikan yang membutuhkan waktu lebih dari empat tahun untuk mencapai kematangan seksual mereka.

6. Jenis Arwana Asia merupakan ikan termahal di dunia

Menurut National Geographic, jenis ikan arwana asli dari Benua Asia memiliki harga yang tinggi dan termahal di dunia. Sebab, mereka adalah ikan air tawar tropis dari Asia Tenggara yang tinggal di kedalaman tiga meter.

Ikan Arwana Asia bisa dibanderol sampai US$300 ribu atau sekitar Rp42 juta (US$1 = Rp14,206). Harga jual yang tinggi pun dikarenakan jenis ikan arwana ini memiliki ciri-ciri kumis yang menonjol dari dagunya dan motif bergelombang di bagian tubuhnya yang menurut kepercayaan masyarakat di China merupakan salah satu hewan pembawa keberuntungan.

(din/mik)

[Gambas:Video CNN]