Kapsul SpaceX Kembali ke Bumi di Tengah Ancaman Badai

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 02/08/2020 09:22 WIB
Kapsul Crew Dragon milik SpaceX dijadwalkan mendarat di pesisir Florida, AS, pada Minggu (2/8) di tengah ancaman badai tropis yang mendekati kawasan tersebut. Ilustrasi. Kedua astronaut NASA-Space dijadwalkan mendarat di pesisir Florida, AS, pada Minggu (2/8) di tengah ancaman badai tropis yang mendekati kawasan tersebut. (AP/David J. Phillip)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat ruang angkasa komersial milik SpaceX, Crew Dragon, lepas landas dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Sabtu (1/8) waktu setempat. Kapsul memulai perjalannya kembali menuju Bumi di tengah ancaman Badai Isaias di Florida, Amerika Serikat.

Melansir AFP, rekaman NASA memperlihatkan kapsul tersebut melayang jauh dari ISS dalam kegelapan ruang. "Dan mereka pergi," tulis NASA dalam unggahan Twitter-nya.

Dalam kesempatan yang sama, NASA juga mengkonfirmasi bahwa kapsul berada dalam lintasan yang aman.


Kedua astronaut NASA yang ditugaskan, Doug Hurley dan Bob Behnken, dijadwalkan akan mendarat di Bumi pada Minggu (2/8). Rencananya, Hurley dan Behnken akan mendarat di kawasan lepas pantai Panhandle, Florida AS.

Sebelumnya, dikabarkan pula bahwa Florida kini tengah berada dalam ancaman badai tropis Isaias yang sebelumnya telah menghantam Bahama pada Sabtu (1/8). Badan dikabarkan terus bergerak menuju area pesisir Florida.

Kendati ada ancaman badai, NASA memilih untuk tetap memutuskan Hurley dan Behnken kembali ke Bumi.

"Tim bekerja sangat keras, terutama dengan dinamika cuaca selama beberapa hari ke depan di Florida," ujar Hurley dalam upacara perpisahan di ISS yang disiarkan NASA TV.

Misi tersebut dimulai pada 30 Mei 2020 lalu. Misi sekaligus menandai pertama kalinya sebuah pesawat ruang angkasa berawak kembali diluncurkan ke orbit dari AS sejak 2011 lalu. Crew Dragon juga menjadi kendaraan komersial pertama yang terbang ke ISS membawa astronaut.

Sejak awal, NASA menekankan misi yang dijalani Hurley dan Behnken adalah uji terbang. Artinya, kedua astronaut punya tugas utama untuk memeriksa setiap aspek kendaraan dan memastikan kesiapan kendaraan untuk digunakan kru lainnya di kemudian hari.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]