Daftar Aplikasi Populer China yang Nyaris Ada di Tiap HP

eks, CNN Indonesia | Sabtu, 08/08/2020 10:20 WIB
Tiktok menjadi sorotan lantaran menjadi sasaran blokir di beberapa negara, berikut sejumlah aplikasi populer buatan China yang nyaris ada di tiap hp. Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Popularitas TikTok membuat aplikasi ini menjadi pusat kontroversi di berbagai negara, mulai dari India hingga Amerika Serikat (AS).

Selain TikTok, AS juga memberlakukan blokir untuk WeChat, aplikasi pesan instan asal China.

Pemblokiran aplikasi-aplikasi China ini tak lepas dari masalah politik negara tirai bambu itu dengan AS dan India. Sebelumya, tentara China dan India sempat tegang dan saling melemparkan serangan di perbatasan kedua negara.


Sementara konflik dengan AS sudah berlangsung dalam dua tahun belakangan terkait dengan perang dagang. Sebelum pemblokiran Tiktok dan WeChat, sebelumnya AS sudah memblokir Huawei, salah satu perusahaan teknologi dan telekomunikasi terbesar China.

Berdasarkan data Global Market Index layanan analisis pasar aplikasi, App Annie, TikTok merupakan aplikasi menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di Android dan iOS.

Sementara berdasarkan laporan perusahaan analisis aplikasi Sensor Tower, aplikasi China dan AS mendominasi unduhan terbesar di dunia. Sebanyak 9 dari 10 aplikasi yang paling banyak diunduh berasal dari perusahaan yang ada di kedua negara ini.

ShareIt

Aplikasi ini dikenal sebagai layanan untuk memudahkan berbagai file seperti foto, video, misik, aplikasi, dan file lain antar pengguna perangkat elektronik.

Kecepatan transfer data menggunakan aplikasi ini dikenal cepat. Lebih cepat ketimbang membagi file lewat Bluetooth atau NFC.

Dengan menginstal aplikasi ini, pengguna bisa dengan mudah memindahkan file secara nirkabel dengan perangkat lain. Platform yang mendukung aplikasi ini adalah Android, iOS, PC, dan Mac.

Aplikasi ini digunakan lebih dari 1,8 miliar pengguna di seluruh dunia. Dimana sepertiga pengguna aplikasi ini, 600 ribu pengguna, ada di Indonesia dan India.

PUBG

PUBG adalah salah satu gim buatan Tencent Games yang cukup populer dengan lebih dari 600 juta pengguna. Gim battle royale buatan Chia ini sempat menjadi salah sati aplikasi dengan pendapatan terbesar di dunia.

UC Browser

Peramban ini menjadi salah satu yang paling banyak dipasang di smartphone. Pasalnya jumlah unduhan peramban ini mencapai 3 miliar di seluruh dunia. UC Browser mengklaim bisa memberikan kecepatan unduhan tercepat di ponsel.

TikTok

Tik Tok merupakan layanan untuk menyaksikan video singkat yang diunggah setelah direkam sebelumnya. Kemudahan pembuatan konten di platform ini, menjadi salah satu alasan Tiktok bisa meraih kesuksesan dengan mudah. Aplikasi yang diunduh oleh 2 miliar pengguna ini juga sempat terjegal kasus konten negatif di Indonesia.

WeChat

WeChat adalah platform pesan instan dan media sosial buatan dan paling populer di China. Pada 2018, pengguna WeChat sudah lebih dari 1 miliar. Jumlah unduhan aplikasi yang dimiliki oleh Tencent Holdings Ltd ini mencapai 6 miliar di seluruh dunia.

Selain menyediakan layanan pesan instan dan media sosial, apliaksi ini juga menyediakan layanan pembayaran digital yang populer digunakan di China.

CamScanner

Aplikasi ini memberikan kemampuan untuk memindai gambar dan dokumen. Sebelumnya, aplikasi ini sempat mendapat pengawasan pada Agustus 2019 setelah diketahui disusupi malware.

Malware ini akan menampilkan iklan yang mengganggu pada perangkat Android. Akibatnya, aplikasi ini sempat ditendang dari Play Store, meski akhirnya diperbolehkan lagi terpampang di toko aplikasi itu.

BeautyPlus

Aplikasi ini membantu pengguna memperindah foto selfie dengan fitur edit dan filter. Dengan aplikasi ini, pengguna bisa mengedit foto, menambah filter, ketika sedang mengambil foto selfie, seperti dikutip YourStory. 

BigoLive

Aplikasi ni menyediakan layanan siaran langsung dari para pengguna. Berdasarkan data SensorTower, aplikasi ini telah digunakan oleh 200 juta pengguna di seluruh dunia. 

BigoLive sempat menjadi kontroversi di Indonesia lantaran dianggap banyak mengandung konten negatif. Kemenkominfo menjelaskan jenis konten yang diblokir berupa streaming video yang menampilkan pakaian tidak senonoh, tarian tidak senonoh, serta pembicaraan yang tidak senonoh.

Mobile Legend

Aplikasi ini serupa dengan PUBG, menawarkan permainan dengan genre battle royale. Indonesia bahkan menjadi salah satu negara yang paling banyak menggunakan aplikasi ini, seperti dicatat SensorTower

(eks)

[Gambas:Video CNN]