Mobil Listrik Tesla Berubah Jadi 'Perahu' Saat Lintasi Banjir

CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 03:18 WIB
Menurut Elon Musk, Tesla Model S mampu berubah jadi perahu dalam periode tertentu dan bergerak menggunakan rotasi roda. Tesla Model 3. (CNN Indonesia/Hamka Winovan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobil murni listrik, khususnya merek Tesla, nampaknya punya kemampuan melindungi diri saat melintasi banjir. Hal ini bisa menguntungkan pengemudi dan penumpang sebab secara logika mobil listrik ataupun mobil dengan pembakaran dalam sangat berbahaya berada di lingkungan berair.

Baru-baru ini terlihat video yang memperlihatkan Tesla Model 3 menerjang banjir. Ketinggian air yang dilintasi tak main-main karena tampak menutupi sampai sebagian pintu dan kap.

Video itu diketahui terekam di Shanghai China dan ramai diperbincangkan seperti diceritakan Carscoops.


Mobil listrik jelas tak punya mesin pembakaran dalam, namun mobil jenis ini dipenuhi komponen yang mengandalkan kelistrikan dengan arus dan tegangan tinggi. Risiko mobil listrik bila terendam banjir bukan cuma eksternal tetapi juga dapat korsleting yang berpotensi risiko fatal.

Dalam video terlihat pengemudi Model 3 nekat meluncur pada area banjir itu. Kejadian ini seperti menepis kekhawatiran mobil listrik bisa rusak hingga tak bisa dikendarai ketika terendam.

Pada mobil pembakaran dalam, banjir sampai menutup kap kemungkinan bakal menyebabkan water hammer karena air dapat menyusup melalui jalur pengisap udara di belakang grill sampai ke ruang pembakaran.

Air adalah material terlarang saat mesin sedang mengolah campuran bahan bakar dan udara yang disulut percikan api oleh busi. Biaya perbaikan water hammer yang merusak komponen internal mesin bisa mencapai puluhan juta, itu pun belum ditambah reparasi seluruh bagian mobil yang terlanjur terendam air.

Elon Musk, pemilik merek Tesla, pernah menyatakan kemampuan mobil Tesla seperti perahu saat melintasi banjir.

Menurut Musk, Tesla dapat mengapung cukup baik di atas air dan dapat melaju mengandalkan putaran roda. Kendati begitu Musk tidak menyarankan konsumen melakukan itu.

CNNIndonesia.com sebelumnya juga pernah menjajal unit Tesla Model 3 di Jakarta yang kebetulan sedang dikepung banjir. Pada kesempatan itu ketinggian air sekitar 15-20 cm, namun kami tidak menemukan kendala berarti.

[Gambas:Video CNN]

(ryh/fea)