Pemerintah Ajak UMKM Gabung Ekosistem Digital Gojek

Gojek, CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 14:32 WIB
Gojek meluncurkan gerakan #MelajuBersamaGojek yang mendukung pelaku UMKM untuk go digital. Ilustrasi UMKM. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Solusi inklusif bahkan komprehensif dari Gojek untuk mendukung UMKM go-digital disambut baik Kementerian Keuangan RI serta Kementerian Koperasi dan UKM RI. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkop & UMKM Arif Rahman Hakim berharap jutaan UMKM dapat go digital lewat #MelajuBersamaGojek sampai akhir tahun nanti.

"Dengan bergabung di dalam platform digital, pelaku UMKM diharapkan mampu cepat beradaptasi. Pada saat ini baru 13 persen atau setara dengan 8 juta pelaku UMKM yang sudah terhubung dengan dunia digital. Melalui peluncuran #MelajuBersamaGojek, saya berharap digitalisasi UMKM akan terus saya dorong mencapai 10 juta UMKM go digital sampai akhir tahun ini sebagaimana ditargetkan pemerintah, semakin banyak solusi-solusi komprehensif yang akan diberikan bagi kemajuan UMKM Indonesia ke depan," katanya.

Arif menambahkan, "Saya mengajak pelaku UMKM yang belum bergabung secara online dapat memanfaatkan berbagai keunggulan teknologi platform digital seperti Gojek dan platform lainnya, dengan optimisme perekonomian bisa tumbuh. Untuk yang sudah berada di dalam sistem online untuk terus melaju, tidak lupa disertai peningkatan kualitas produk atau jasa layanan, dan kapasitas produksi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga skala usaha dapat terus meningkat."


Hal senada diungkapkan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak Nufransa Wira Sakti yang mewakili Menteri Keuangan Sri Mulyani. Wira menyampaikan agar gerakan #MelajuBersamaGojek menjadi penyempurna semangat gotong royong lintas sektor yang menjaga pertumbuhan ekonomi.

"Di tengah tantangan pandemi Covid-19 yang dihadapi seluruh dunia saat ini, UMKM selalu menjadi prioritas bagi Indonesia untuk memastikan roda perekonomian agar dapat terus berputar. Saya berharap inovasi dan solusi unggul yang diberikan oleh berbagai platform digital termasuk Gojek membantu UMKM dalam mengadopsi teknologi dan bertransformasi usahanya, dapat secara konsisten dilakukan,"

"Selain itu, kondisi saat ini mengingatkan kita pentingnya mendorong pelaku UMKM di berbagai sektor menjadi formal, sehingga bagi pengambil kebijakan mudah menentukan strategi penyelamatan dan insentif secara akurat, tepat, dan cepat. Gerakan #MelajuBersamaGojek dan UMKM Indonesia ini saya harapkan hadir menjadi penyempurna seluruh dukungan berbagai inisiatif dan strategi Pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan semangat gotong royong lintas sektor," kata Wira.

Menyambut Hari Nasional UMKM pada 12 Agustus mendatang, Gojek pada hari ini, meluncurkan solusi inklusif dan komprehensif yang mempermudah UMKM untuk go digital melalui #MelajuBersamaGojek. Dalam inisiatif yang ditandai dengan peluncuran situs resmi yang bisa diakses seluruh pelaku UMKM dari skala mikro hingga besar tersebut, Gojek membantu penerapan digitalisasi pada operasional sehari-hari bisnis UMKM yang mencakup pemasaran, pemesanan, pembayaran, pengiriman, hingga administrasi.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan, mendukung UMKM termasuk dalam komitmen jangka panjang perusahaan. Sampai saat ini, pihaknya telah membantu jutaan mitra usaha dimana 95 persen di antaranya merupakan UMKM untuk mengembangkan usaha secara daring. Antara lain, lewat berbagai layanan seperti GoFood, GoShop, GoPay, GoBox, dan GoSend yang menghubungkan pelaku UMKM dengan lebih dari 170 juta pengguna Gojek.

"Saat ini adalah masa-masa sulit bagi jutaan UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sejak awal berdiri, mendorong pertumbuhan UMKM adalah DNA Gojek, dan di periode penuh tantangan ini kami terus berupaya mengembangkan solusi yang lengkap, inklusif, dan mudah diterapkan yang membantu UMKM mempertahankan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya," katanya.

Andre menilai sangat penting bagi UMKM konvensional untuk bertransformasi jadi usaha digital. Tujuannya, agar pelaku UMKM dapat beradaptasi sesuai perubahan perilaku konsumen saat ini yang memilih menggunakan platform digital untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari.

Ia menjelaskan, dalam empat bulan terakhir ada 120 ribu UMKM baru yang bergabung dalam ekosistem Gojek dan mempertahankan bisnis di tengah pandemi. Demi mewujudkan solusi komprehensif, pihaknya juga bekerja sama dengan sejumlah mitra pembayaran seperti QRIS dan Link Aja, serta penyedia layanan logistik, misalnya Pos Indonesia, Paxel, dan SiCepat.

"Kami menerapkan prinsip gotong royong dalam membantu UMKM, yakni bekerja sama dengan banyak pihak khususnya pemerintah dan institusi lainnya yang memiliki misi serupa untuk mendorong UMKM naik kelas. Lewat inisiatif inklusif dari hulu ke hilir pada #MelajuBersamaGojek, harapannya kami bisa mempercepat transformasi UMKM dari bisnis tradisional menjadi usaha digital sehingga UMKM dapat terus berkontribusi positif untuk ekonomi Indonesia," ungkap Andre.

Tak sampai di sana, dukungan Gojek terhadap UMKM pun membantu ketahanan perekonomian Indonesia. Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada 2019 menyatakan, Gojek berkontribusi sebesar Rp104,6 triliun untuk ekonomi negara.

(rea)