Tips Otomotif

Ciri Oli Gardan Motor Matic Harus Diganti

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 15/08/2020 16:43 WIB
Oli gardan adalah pelumas untuk melancarkan transmisi otomatis. Berikut ciri oli gardan motor matic harus diganti agar tak muncul suara berisik. Oli gardan adalah pelumas untuk melancarkan transmisi otomatis. Berikut ciri oli gardan motor matic harus diganti agar tak muncul suara berisik. (Ilustrasi Oli Gardan - Foto: iStockphoto/LoveTheWind)
Jakarta, CNN Indonesia --

Secara umum sepeda motor dengan transmisi otomatis atau disebut motor matic membutuhkan dua jenis oli, salah satunya yaitu oli gardan (oli transmisi). Komponen ini harus diganti secara berkala sebab itu penting untuk mengetahui ciri oli gardan motor matic harus diganti.

Pada motor matic, oli mesin hanya berfungsi melumasi area internal mesin sementara buat pelumasan transmisi otomatisnya membutuhkan oli gardan. Jika tidak dilumasi dengan oli gardan, akan terdengar suara berisik pada misalnya di boks Continuously Variable Transmission (CVT) yang umumnya berada di bagian motor matic.

Perlu diketahui biasanya masa pakai oli gardan lebih panjang dari oli mesin sebab itu penggantiannya lebih lama. Jadwal pergantian ini bisa berbeda tergantung jenis mesin motor tiap merek.


Ciri utama oli gardan motor matic harus diganti

Odometer merupakan indikator yang pas buat mengukur kapan harus ganti oli gardan. Meski begitu ada penilaian lain kapan hal itu mesti dilakukan yakni dengan memperhatikan suara berisik pada boks CVT yang lain dari biasanya. Suara itu umumnya bisa sangat mengganggu. Pergantian oli gardan secara umum dilakukan setiap setelah dua kali pergantian oli mesin. Pada dasarnya oli mesin motor harus diganti setelah menempuh jarak 3.000 kilometer, dengan kata lain jika sudah menempuh jarak 6.000 kilometer maka oli gardan bisa diganti.

Selain odometer dan gejala berisik, pergantian oli juga mesti memperhatikan intensitas pemakaian motor, semakin sering digunakan ada baiknya pergantian oli gardan lebih cepat dari yang seharusnya. Hal ini bisa dikonsultasikan lebih lanjut pada mekanik dari dealer resmi atau bengkel berpengalaman.

Misalnya, melansir dari laman Honda Cengkareng, pergantian oli gardan motor matic Honda bisa dilihat dari dua hal, yakni berdasarkan jarak tempuh dan durasi pemakaian motor yang sudah mencapai delapan bulan.

Efek dan risiko tidak rutin ganti oli Gardan

Tidak mengganti oli gardan pada motor matic pasti akan menimbulkan masalah besar. Salah satu efek yang timbul adalah merusak gear ratio, yaitu menjadi lambat dan akan telat melakukan transisi.

Gejala pada masalah ini bisa ditandai getaran saat berakselerasi kemudian muncul bunyi-bunyi berisik dari boks CVT. Bila sempat terjadi seperti ini ada potensi biaya perbaikan yang lebih besar dari mengganti oli gardan. 

Saat mengganti oli gardan disarankan memakai produk yang punya formulasi khusus dengan keunggulan tingkat gesek rendah, mampu melumasi celah tersempit pada Gear CVT, serta dapat menahan tekanan kerja dan temperatur tinggi terhadap daya pelumasan.

Itu adalah penjelasan singkat mengenai ciri oli gardan motor matic harus diganti. Gunakan oli yang sesuai dengan motor Anda dengan berkonsultasi pada mekanik di tempat bengkel resmi.

(ndn/fef)

[Gambas:Video CNN]