Ilmuwan Ungkap Ukuran Asli Hiu Raksasa Purba Megalodon

CNN Indonesia | Senin, 07/09/2020 06:35 WIB
Besarnya ukuran hiu raksasa purba atau dikenal dengan Megalodon akhirnya terungkap oleh ilmuwan dari Inggris. Hiu Raksasa Purba Megalodon. (iStockphoto/Warpaintcobra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Besarnya ukuran hiu raksasa atau dikenal dengan Megalodon (Mega-Shark) akhirnya terungkap oleh peneliti di University of Bristol dan Swansea University Inggris.

Mengutip Science Daily, para ilmuwan tersebut mengungkapkan ukuran panjang Megalodon bisa sampai 16 meter.

"Megalodon punya panjang sampai 16 meter, memiliki kepala bulat 4,65 meter panjang, sirip punggung sekitar 1,62 meter dan ekor sekitar 3,85 meter," kata salah satu peneliti, Jack Cooper.


Mengutip The Guardian, Jack dan rekan-rekannya menyimpulkan bahwa orang dewasa bisa berdiri di belakang hiu tersebut dan akan hampir sama tinggi dengan sirip punggungnya.

Rekonstruksi ukuran bagian tubuh Megalodon merupakan langkah mendasar menuju pemahaman yang lebih baik tentang fisiologi raksasa ini, dan faktor intrinsik yang mungkin membuatnya rentan terhadap kepunahan.

"Saya selalu tergila-gila pada hiu. Sebagai seorang sarjana, saya telah bekerja dan menyelam dengan hiu putih besar di Afrika Selatan - dilindungi oleh sangkar baja tentunya, "kata Jack.

"Megalodon sebenarnya adalah hewan yang menginspirasi saya untuk menekuni paleontologi pada usia enam tahun," tambahnya.

Sebelumnya fosil hiu yang dikenal secara resmi sebagai Otodus megalodonini sering dibandingkan dengan hiu Great White. Jack dan rekan-rekannya, untuk pertama kalinya, memperluas analisis ini dengan memasukkan lima hiu modern.

"Megalodon bukanlah nenek moyang langsung dari Great White tetapi sama-sama terkait dengan hiu makropredatori lainnya seperti Makos, hiu Salmon dan hiu Porbeagle, serta Great White," kata Jack.

Mengutip dari berbagai sumber, Megalodon yang merupakan hiu terbesar sepanjang sejarah disebut oleh banyak peneliti menjelajahi lautan sekitar 28 juta tahun lalu.

Para ilmuwan yakin, makhluk ini mengonsumsi sekitar satu ton makanan per hari untuk menopang kehidupannya, termasuk paus dan makhluk laut besar lain seperti singa laut.

Sisa-sisa Megalodon menunjukkan bahwa makhluk laut ini dapat tumbuh hingga tiga kali lipat dari ukuran hiu putih besar. Giginya saja memiliki panjang hampir satu meter. Beberapa ilmuwan menyebut spesies megalodon telah punah. Namun, beberapa terori menyatakan predator prasejarah ini masih berkeliaran di laut.

Beberapa pelaut melaporkan bahwa mereka pernah melihat makhluk purba tersebut. Salah satunya kisah nelayan di New South Wales pada 1918. Ia mengatakan bahwa jaringnya telah dimakan oleh hiu raksasa.

Laporan lain dari 1933 bersikeras bahwa binatang laut misterius menyerupai megalodon terlihat di pesisir pantai Prancis. Meski begitu, mayoritas ahli mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan predator raksasa ini masih ada.

Beberapa ilmuwan kemudian menerka penurunan jumlah persediaan makanan dan pendinginan lautan lah yang mengurangi populasi megalodon. Hasil penelitian dari University of Zurich menyatakan bahwa sepertiga hewan laut terbesar di laut, punah selama zaman Pliosen, sekitar 5,3 juta tahun lalu, termasuk megalodon.

(dal/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK