Bus Antarkota Jaga Jarak, Tidak Ada Jok yang Menempel

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 20:38 WIB
Merancang bus menerapkan konsep jaga jarak merupakan kreativitas perusahaan otobus untuk menghadapi pandemi, agar roda bisnis tetap berjalan. Bus dari PO Handoyo yang dirancang Laksana menggunakan sasis dan mesin Hino dibuat dengan konsep jaga jarak untuk menghadapi pandemi. (Hino Motors Sales Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Transportasi antarkota yang tetap dibutuhkan masyarakat saat pandemi Covid-19 telah mendorong terciptanya kabin bus dengan desain baru yang mendukung imbauan jaga jarak. Salah satunya yaitu bus dari PO Handoyo yang karoserinya dibuat Laksana menggunakan mesin dan sasis Hino.

Karoseri atau bentuk bodi yang dinamakan Legacy SR-2 ini dirancang menggunakan sasis Hino R260 dengan mesin 6-silinder segaris 7.684 cc, turbocharger, bertenaga 256 hp. Pada kondisi normal sasis ini sanggup menampung hingga 60 penumpang dengan sebagian jok dibuat tandem atau menempel untuk menghemat ruang.

Bus dari PO Handoyo yang dirancang Laksana menggunakan sasis dan mesin Hino dibuat dengan konsep jaga jarak untuk menghadapi pandemi.Bus dari PO Handoyo yang dirancang Laksana menggunakan sasis dan mesin Hino dibuat dengan konsep jaga jarak untuk menghadapi pandemi. (Hino Motors Sales Indonesia)

Meski begitu untuk kebutuhan khusus seperti pandemi, bus dibuat menjadi dua tipe, yakni Suites Class 21 tempat duduk dan Sosial Distancing dengan 27 tempat duduk.


Tipe bus Suites Class punya konfigurasi tempat duduk 1-1 yang masing-masing langsung mendapat sisi pemandangan kaca. Jok dirancang lebar dan besar, memiliki sandaran kaki, dan sandaran punggung yang bisa merebah hingga 150°.

Konfigurasi tempat duduk bus Suites Class yang dibuat untuk eksklusivitas, privasi, dan kenyamanan penumpang secara tidak langsung telah menerapkan jaga jarak sebelum pandemi. Kini bus tipe ini semakin cocok digunakan saat pandemi.

Melalui keterangan resmi Senin (21/9) dijelaskan harga tiket Suites Class Rp350 ribu. Bus ini melintasi jalur utara Pulau Jawa, yaitu Magelang, Prakan, kemudian menuju Jakarta.

Sementara bus Sosial Distancing yang lebih merakyat didesain untuk menanggapi pandemi. Konfigurasi tempat duduknya 1-1-1 dan terdapat dua lorong untuk berjalan di kabin.

Bus dari PO Handoyo yang dirancang Laksana menggunakan sasis dan mesin Hino dibuat dengan konsep jaga jarak untuk menghadapi pandemi.Bus dari PO Handoyo yang dirancang Laksana menggunakan sasis dan mesin Hino dibuat dengan konsep jaga jarak untuk menghadapi pandemi. (Hino Motors Sales Indonesia)

Bus Social Distancing ini disebut selesai dikerjakan Laksana pada akhir Agustus dan kini sudah mulai beroperasi. Bus yang tersedia untuk rute PP Magelang-Jakarta melalui selatan Pulau Jawa ini bisa ditumpangi dengan harga tiket Rp225 ribu.

"Bus social distancing ini merupakan bentuk peran serta kami, dalam mencegah penyebaran COVID19. Kesehatan penumpang menjadi prioritas no 1 selama perjalanan," kata Daniel Handoyo Wibowo, pemilik PO Handoyo.

(fea)

[Gambas:Video CNN]