Misi ke Saturnus Ditunda Imbas Anggaran NASA Terdampak Corona

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 20:37 WIB
Misi NASA ke salah satu bulan di Planet Saturnus, yaitu Titan disebut akan molor ke tahun 2027 imbas pandemi virus corona. Ilustrasi Planet Saturnus. (AFP PHOTO/NASA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Misi NASA ke Saturnus ditunda selama setahun karena masalah anggaran yang timbul akibat pandemi virus corona Covid-19. Seharusnya misi yang bernama 'Dragonfly' ini dijadwalkan meluncur pada 2026.

Misi ke salah satu bulan di Saturnus, yaitu Titan disebut akan molor ke tahun 2027. NASA mengatakan perubahan tanggal peluncuran tidak akan mempengaruhi desain misi atau sains yang akan dijalankan.

NASA memilih Dragonfly pada Juni 2019 sebagai misi berikutnya dalam program New Frontiers untuk misi sains planet berukuran sedang. Dragonfly akan mendarat di Titan, bulan terbesar Saturnus dengan atmosfer padat.


Misi Dragonfly kemudian menggunakan sekumpulan rotor, seperti drone, untuk terbang dari satu lokasi ke lokasi lain melintasi permukaannya.

Dalam pernyataan tersebut, NASA mengatakan keputusan untuk menunda peluncuran setahun didasarkan pada faktor-faktor di luar tim proyek Dragonfly, termasuk dampak Covid-19 pada anggaran Divisi Ilmu Planet.

Badan tersebut tidak menyatakan apakah penundaan akan berdampak pada pengeluaran untuk misi pada tahun fiskal 2021, yang awalnya diminta oleh NASA sebesar US$ 95,8 juta.

NASA juga tidak mengatakan apakah penundaan akan berdampak pada pengeluaran yang dibatasi di bawah program New Frontiers sebesar US$850 juta.

"NASA memiliki kepercayaan penuh pada tim Dragonfly untuk menyampaikan misi sukses yang melakukan sains yang menarik," Direktur Divisi Ilmu Planet NASA, Lori Glaze.

Pejabat NASA telah memperingatkan bahwa upaya untuk mengatasi efek pandemi akan membebani program sains NASA. Namun, sebelumnya tidak ada tanda-tanda bahwa Dragonfly berada dalam bahaya penundaan karena masalah tersebut.

Penyelidik utama untuk misi di Lab Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins, Elizabeth "Zibi" Turtle mengatakan desain awal dan pekerjaan pengujian pada misi terus berlanjut meskipun ada pergeseran ke sebagian besar pekerjaan virtual yang disebabkan pandemi.

"Kami berada di jalur yang tepat dan membuat kemajuan yang baik meskipun terdapat keterbatasan di lingkungan kerja saat ini. Pekerjaan desain dan aktivitas perencanaan misi dilanjutkan secara online sementara beberapa pengujian, dengan protokol keamanan Covid-19-19, dilanjutkan di laboratorium," ujar Turtle.

Dilansir dari Space News, peluncuran Dragonfly sebelumnya telah ditunda setahun. NASA memutuskan untuk menggeser peluncuran dari tanggal yang diusulkan 2025 ke 2026 untuk memberi misi lebih banyak waktu untuk mengatasi masalah teknis.

Dilansir dari Scitech Daily, dalam penundaan tersebut, NASA mengatakan tidak mempengaruhi jadwal tiba di Titan pada tahun 2034 karena perubahan lintasan. Akan tetapi, NASA tidak menyatakan kapan Dragonfly akan tiba di Titan Saturnus dengan tanggal peluncuran baru pada 2027.

(jnp/DAL)

[Gambas:Video CNN]