INKA Bikin Bus Listrik Sendiri, Kerja Sama dengan Taiwan

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 11:26 WIB
Menurut INKA bus listrik E-Inobus bisa menempuh 200 km menggunakan baterai yang dicas 3-4 jam. Petugas melakukan pengujian prototipe bus listrik medium buatan PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Senin (19/10/2020). Pengujian performa bus listrik yang diproduksi PT INKA bekerjasama dengan Tron-E Taiwan dan Piala Mas Malang tersebut dilakukan sebelum diproduksi secara massal. (ANTARA FOTO/SISWOWIDODO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Industri Kereta Api (INKA) membuat bus listrik sendiri yang sudah diuji coba di sejumlah kota di Jawa Timur. Bus tanpa emisi ini masuk kelas medium dengan panjang 8 meter.

Direktur Utama INKA Budi Noviantoro mengatakan bus ini sudah melalui sejumlah tahap uji coba untuk mengetahui batas ketahanan. Uji coba tersebut dilakukan di Karuban dan Nganjuk selama satu pekan terakhir.

"Ini masih jarak-jarak pendek. Setelah ini akan kami geber, ke Madiun, Malang, Blitar," kata Budi saat dihubungi, Rabu (21/10).


Budi menyampaikan sejauh masa pengujian, bus dengan nama E-Inobus ini tidak mengalami kendala. Dikatakan bus dapat menempuh jarak 200 km, sementara kecepatan maksimal yang diperoleh 90 km per jam.

Budi juga mengatakan jarak tempuh itu diperoleh dengan syarat pengisian baterai tiga sampai empat jam.

"Itu ngecas tiga sampai empat jam bisa 200 km," ujar Budi.

[Gambas:Instagram]

Budi bilang busnya juga sudah lolos urusan uji tipe yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Seperti dijelaskan INKA dalam akun resmi Instagram, E-Inobus telah mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) pada 10 September di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat.

"Jadi tinggal uji rancang bangunnya nanti, kalau uji tipe sudah Agustus," kata dia.

Petugas melakukan pengujian prototipe bus listrik medium buatan PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Senin (19/10/2020). Pengujian performa bus listrik yang diproduksi PT INKA bekerjasama dengan Tron-E Taiwan dan Piala Mas Malang tersebut dilakukan sebelum diproduksi secara massal. ANTARA FOTO/Siswowidodo/nzPetugas melakukan pengujian prototipe bus listrik medium buatan PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Senin (19/10/2020). Pengujian performa bus listrik yang diproduksi PT INKA bekerjasama dengan Tron-E Taiwan dan Piala Mas Malang tersebut dilakukan sebelum diproduksi secara massal. (ANTARA FOTO/SISWOWIDODO)

Budi menjabarkan pihaknya bekerjasama langsung dengan perusahaan asal Taiwan, yakni Tron E sebagai menjadi pemasok sistem baterai dan motor listrik. Sedangkan proses perakitan dilakukan sendiri.

"Jadi kandungan lokal itu baru 35-38 persen, dari karoserinya," ucap Budi.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK