Kebanyakan Ambil Batu Besar Asteroid Bennu, Wahana NASA Bocor

CNN Indonesia | Senin, 26/10/2020 21:05 WIB
Wahana antariksa NASA Osiris-Rex bocor saat mengambil sampel di asteroid Bennu yang berjarak 320 juta kilometer dari Bumi. Ilustrasi asteroid Bennu. (iStockphoto/dzika_mrowka)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wahana antariksa NASA, Osiris-Rex mengalami kebocoran saat mengambil sampel di asteroid Bennu yang berjarak sekitar 320 juta kilometer dari Bumi.

Kebocoran ini terjadi karena Osiris-Rex melalui Touch-And-Go Sample Acquisition Mechanism (Tagsam) terlalu banyak mengambil banyak sampel material.

Hal ini membuat beberapa batu berukuran besar justru menjepit pintu sehingga pintu tak bisa tertutup dengan baik. Akibatnya, beberapa sampel berupa debu dan kerikil justru bocor dan terbang dari Tagsam ke luar angkasa.


Tim NASA memperkirakan sekitar 5 hingga 10 gram terus keluar dari Tagsam. Padahal misi ini membutuhkan setidaknya 60 gram. Berdasarkan pantauan kamera, tim yakin Tagsam berhasil mengumpulkan 400 gram material dari permukaan Bennu.

Lengan robotik Osiris-Rex, Tagsam mengambil sampel yang didapatkan dengan cara menusuk permukaan Bennu sedalam 48 cm. Kemudian menembakkan tabung gas agar Tagsam bisa mengambil sampel dari hasil ledakan tersebut.

Peneliti utama OSIRIS-REx di University of Arizona di Tucson AS, Dante Laureta menjelaskan tim akan melalui proses evaluasi lain akhir pekan ini untuk memastikan kepala sampel dapat disimpan di kapsul pengembalian sampel untuk melindungi material yang lepas.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kargo berharga agar tetap aman sehingga dapat kembali ke Bumi.

Dilansir dari CNN, Lauretta mengatakan tidak ada cara untuk menutup Tagsam dengan baik. Tim tidak yakin dengan kekuatan bebatuan yang menahan pintu.

Osiris-Rex dirancang untuk mendarat di permukaan yang rata dan rata, tetapi Bennu memiliki struktur berbatu sehingga tim tidak menemukan tempat mendarat yang cocok.

Untungnya, Osiris-Rex dapat melakukan pengambilan sampel dengan manuver penancapan dan peledakkan di Bennu. Manuver ini menghempaskan lebih dari satu ton puing.

Dilansir dari CNET, Osiris-Rex akan memulai perjalanan kembali ke Bumi pada Maret 2021.

(jnp/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK