TIPS OTOMOTIF

Solusi Kacamata Berembun Saat Berkendara dalam Hujan

CNN Indonesia | Minggu, 08/11/2020 16:00 WIB
Menggunakan helm dengan kaca helm bisa membantu, selain itu google dan lensa kontak juga bisa jadi solusi buat pengendara berkacamata berkendara saat hujan. Ilustrasi berkendara saat hujan. (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan adalah situasi sulit buat pengendara sepeda motor, bahkan bisa jadi makin rumit buat yang berkacamata. Terkadang pengendara berkacamata dihadapi pilihan sulit, mesti tutup kaca helm namun muncul embun atau dibuka tapi kena cipratan air.

Kedua pilihan tersebut tidak membuat situasi membaik karena sama-sama bikin visibilitas berkurang. Embun bisa muncul dari perbedaan suhu di dalam helm dengan luar atau berasal dari napas yang keluar dari hidung dan mulut.

Embun yang menempel di kacamata jelas mengurangi pandangan, penglihatan juga bisa makin buram ditambah air yang terus mengalir di kaca helm. Embun sebenarnya bisa dikurangi jika menggunakan helm full face yang bagian kacanya tidak pernah dibuka lagi usai ditutup.


Meski begitu embun tetap saja bisa muncul dan menyulitkan sebab untuk menghapusnya mesti berhenti dulu.

Saat kaca helm dibuka, kacamata jelas akan terpapar air dan membentuk bintik air. Situasi ini juga sulit sebab lagi-lagi pengendara mesti berhenti untuk membersihkannya.

Jusri Pulubuhu praktisi keselamatan berkendara dari Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting menjelaskan pengendara berkacamata disarankan menepi sementara hingga hujan reda.

"Kalau ada orang-orang yang memiliki gangguan mata atau menggunakan kacamata tidak mumpuni, sebaiknya pada musim hujan, ketika hujan lebat, berhenti, dan turun dari motor untuk sementara," kata Jusri.

Solusi

Jusri mengatakan ada perangkat yang dapat digunakan pengendara berkacamata saat hujan yaitu goggle (kacamata berukuran besar) untuk melapisi kacamata. Selain itu, lensa kontak juga bisa menjadi alternatif buat pengendara yang menderita gangguan penglihatan.

"So far penggunaan kontak lensa tidak mengganggu ketika berkendara. Akan lebih baik untuk digunakan saat hujan dibanding kacamata," kata Jusri.

Praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menambahkan, pengendara berkacamata harus menggunakan helm yang dilengkapi kaca. Agar lebih aman bagian kaca helm bisa diganti dengan yang punya fitur antiembun.

Sony mengatakan kaca helm sebetulnya dapat membantu pengendara berkacamata, namun dengan catatan menjaga kecepatan di bawah batas normal.

"Dengan kaca helm sebetulnya sudah membantu, tapi jaga kecepatan jangan ngebut. Hindari helm tanpa kaca. Terus jangan lupa gunakan perlengkapan keselamatan saat hujan seperti jas hujan dan sepatu," kata Sony.

(ryh/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK