Telkomsel Buka-bukaan Guyur Investasi Rp2,1 Triliun ke Gojek

CNN Indonesia | Selasa, 17/11/2020 18:47 WIB
Telkomsel membeberkan alasan memilih Startup Gojek sebagai penerima dana investasinya sebesar Rp2,1 triliun. Ilustrasi telkomsel investasi ke Gojek. (Dok.Telkomsel)
Jakarta, CNN Indonesia --

Telkomsel membeberkan alasan memilih Gojek sebagai penerima dana investasinya sebesar Rp2,1 triliun. Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan kerjasama dengan Gojek akan mempercepat transformasi Telkomsel.

"Bekerja sama dengan Gojek dan ekosistemnya yang luas akan mempercepat transformasi Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi (telko) digital terdepan di Indonesia," ujar Setyanto lewat keterangan tertulis, Selasa (17/11).

Setyanto menuturkan Telkomsel sedang membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Dia berharap pihaknya bisa membawa manfaat teknologi digital ke setiap aspek kehidupan dan seluruh lapisan masyarakat dengan berkolaborasi dengan Gojek.


Sesyanto menilai Gojek sebagai mitra yang memiliki rekam jejak yang kuat di industri digital, Gojek diklaim platform teknologi karya anak bangsa yang memecahkan masalah bagi jutaan konsumen dan bisnis setiap hari.

Selain itu, Gojek dianggap sebagai aplikasi on-demand yang paling banyak digunakan di Indonesia pada tahun 2019.

"Oleh karena itu, kami yakin kemitraan ini sejalan dengan upaya Telkomsel dalam melanjutkan transformasi perusahaan dengan memperkuat pilar digital kami. Kemitraan ini menandai kesatuan dua local champion yang merupakan pemimpin di bidangnya masing-masing, bekerjasama untuk mempercepat transformasi digital Indonesia," ujarnya.

Setyanto membeberkan Gojek dan Telkomsel telah bekerjasama selama beberapa tahun. Pada tahun 2018 misalnya, Gojek dan Telkomsel menghadirkan varian paket data terjangkau kepada mitra pengemudi Gojek.

Kemitraan itu, lanjut dia juga membuka peluang integrasi ekosistem digital Telkomsel dan Gojek.

Dia meyakini integrasi itu akan memberikan kemudahan bagi semua orang dalam mengakses produk dan layanan digital dari keduanya, dengan tujuan untuk melayani kebutuhan pasar mobile-first di Indonesia yang sedang berkembang dengan lebih baik.

Alasan Telkomsel Investasi ke Startup Besar

Setyanto mengklaim  investasi sebesar Rp2,1 triliun ke Gojek sudah melalui pertimbangan yang matang dengan prinsip kehati-hatian dan berdasarkan proses uji tuntas (due diligence) yang menyeluruh untuk memastikan keuntungan bersama bagi kedua belah pihak.

Sehingga, dia yakin kemitraan itu akan membawa manfaat dari ekonomi digital ke lebih banyak lagi masyarakat di Indonesia.  

Selain itu, Gojek merupakan karya anak yang telah menunjukkan pertumbuhan yang sangat konsisten dalam inovasi teknologi. Sebagai perusahaan telekomunikasi digital, investasi itu juga merupakan komitmen untuk secara konsisten berinovasi serta mengembangkan produk dan layanan digital baru.

"Kemitraan ini juga akan semakin memperkuat core business Telkomsel melalui berbagai inovasi produk dan layanan digital. Hal ini juga akan memberikan dampak positif bagi industri dengan menjadikan kualitas layanan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sebagai prioritas," ujar Setyanto.

"Selain itu menghindarkan diri dari price war antar pelaku di industri," tambahnya.

Telkomsel Buka Peluang Investasi Lain

Setyanto menyampaikan pihaknya memiliki peluang untuk melakukan investasi serupa ke depan. Sebab, Telkomsel membuka peluang kolaborasi yang mendukung transformasi bisnisnya, terutama dengan mengembangkan konektivitas digital, platform digital, dan layanan digital.

Setyanto menilai kolaborasi di era digital menjadi strategi yang tepat dalam mengakselerasi upaya mewujudkan setiap masyarakat Indonesia go digital.

Oleh karena itu, tambahnya, upaya Telkomsel untuk lebih meningkatkan kompetensinya, terutama pada platform dan layanan digital, akan mencakup pengembangan sumber daya yang ada (build), serta melalui kemitraan (borrow) serta pemanfaatan sumber daya eksternal (buy), maupun melalui program-program inkubator seperti yang kami jalankan melalui The NextDev dan TINC.

Terkait dengan keuntungan bagi konsumen atau pengguna imbas dari kolaborasi Telkomsel dengan Gojek, Setyanto menyampaikan akan mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Pengguna Gojek dan Telkomsel, kata dia juga dapat menggantikan beberapa inisiatif yang akan memberikan manfaat dan kenyamanan lebih, seperti produk baru yang dikembangkan bersama, serta program-program inovatif yang dapat memberikan penghematan biaya seperti promosi bersama dan bundling produk.

"Kedua perusahaan juga akan berkolaborasi di bidang gaya hidup digital serta mengembangkan solusi teknologi periklanan digital yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai skala bisnis," ujar Setyanto.

Lebih dari itu, dia enggan membeberkan berapa besar saham Gojek yang diperoleh Telkomsel usai berinvestasi sebesar Rp2,1 triliun.

(jps/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK