TIPS OTOMOTIF

Selain AC, Komponen Mobil Perlu Dicek saat Musim Hujan

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 21/11/2020 15:30 WIB
Selain AC, ada beberapa bagian mobil yang wajib diperiksa saat berkendara musim hujan. Hujan menurunkan pandangan pengemudi. Karena itu komponen-komponen di mobil harus bekerja optimal seperti lampu.( Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalismaa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobil juga perlu perhatian sebelum aktivitas berkendara dilakukan di musim penghujan. Perhatian bisa dilakukan dengan melakukan pengecekan sejumlah komponen agar mobil tetap optimal.

Selain pendingin ruangan (AC), ada beberapa bagian mobil yang wajib diperiksa saat berkendara musim hujan. Untuk diingat kondisi jalan saat hujan berbeda dari saat kering. Belum lagi hujan bakal membuat jarak pandang pengemudi turun.

Dalam kondisi hujan ringan atau lebat setiap komponen di mobil ada fungsinya. Karena itu dibutuhkan pengecekan secara berkala yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Berikut komponen mobil yang perlu dicek saat musim hujan.


Wiper

Komponen yang perlu dicek pertama yakni wiper. Wiper berfungsi untuk menyapu air dari kaca mobil agar visibilitas pengemudi tetap terjaga.

Periksa kondisi karet wiper, jika kondisi karet sudah keras maka sebaiknya dilakukan penggantian agar berfungsi tetap optimal untuk menjaga visibilitas pengemudi saat hujan.

Selain itu, lakukan perawatan pada tabung air wiper dan nosel penyemprot. Pastikan kondisinya selalu bersih agar air yang disemprotkan tidak kotor akibat endapan lumpur, lumut, atau kotoran lainnya.

Jangan lupa juga mengecek apakah wiper berfungsi normal. Umumnya wiper mobil dilengkapi dengan tiga mode kecepatan: intermittent, lo dan hi. Gunakan mode intermittent dalam kondisi hujan rintik.

Bila kondisi hujan agak deras gunakan mode lo. Mode hi hanya untuk kondisi hujan sangat deras di kecepatan tinggi. Pengaturan mode operasi wiper dapat dilakukan pada tuas yang terletak di roda kemudi.

Ban

Ban merupakan satu-satunya komponen mobil yang langsung berhubungan dengan jalan. Jadi, kondisi ban harus dalam keadaan yang baik ketika musim hujan agar tidak terjadi selip yang menyebabkan mobil kehilangan traksi, bahkan bisa melintir.

Perhatikan kondisi ban, terutama dari alurnya. Jika permukaan dan alur ban sudah botak, segera ganti dengan yang baru. Selain itu, lakukan pengecekan terhadap tekanan angin ban dan pastikan agar sesuai dengan standar dan petunjuk pabrikan.

Pengereman

Sistem pengereman wajib dicek secara berkala untuk memastikan keamanan berkendara, terlebih pada musim hujan. Perawatan yang dapat dilakukan dengan memeriksa kondisi kampas rem untuk menentukan perlu tidaknya dilakukan penggantian.

Periksa juga volume minyak rem pada reservoir tank dan pastikan tidak terjadi kebocoran.

Untuk pengecekan ketebalan kampas rem dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya saat terdengar bunyi decitan dari bagian rem. Itu kemungkinan besar kampas rem mobil sudah tipis dan menyebabkan bunyi gesekan antara dua logam.

Kelistrikan dan lampu

Untuk membantu pandangan saat hujan, kondisi lampu harus dipastikan kinerjanya. Pastikan seluruh lampu mobil, baik depan maupun belakang berada dalam kondisi baik.

Pastikan juga fungsi kelistrikan utama di mobil berfungsi baik. Mulai dari meter cluster, headlamp, sign, hazard, brake lamp, lampu senja, dan lainnya.

Meski kabel kelistrikan pada mobil- umumnya sudah dibekali dengan socket waterproof. Namun pengecekan tetap diperlukan untuk memastikan kondisi kabel tidak terbuka ataupun terkelupas karena gigitan hewan atau penyebab lainnya. Kabel bermasalah berpotensi menyebabkan korsleting bagi mobil mengutip keterangan resmi Mitsubishi.

(ryh/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK