Menhub Pilih Mobil Listrik Hyundai buat Kendaraan Dinas

fea, CNN Indonesia | Kamis, 17/12/2020 15:33 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah resmi menjadikan Hyundai Ioniq Electric sebagai kendaraan dinas. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobil listrik Hyundai Ioniq Electric yang meluncur pada November lalu kini digunakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebagai mobil dinas dengan pelat RI 35. Kemenhub ingin menjadi pelopor penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas di kalangan kementerian.

"Saya pernah berjanji bahwa Kementerian Perhubungan akan menjadi pelopor penggunaan mobil listrik di 2020, dan saya bahagia, karena hari ini tercapai," kata Budi di Jakarta, Rabu (16/12), seperti dilansir dari Antara.

Pada Januari lalu Budi sempat mengungkap pihaknya bakal membeli 110 unit mobil listrik murni yang sebagian akan digunakan pejabat Kemenhub Eselon I dan Eselon II. Sebanyak 10 unit di antaranya merupakan pesanan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).


Meski begitu Budi belum bisa menjelaskan pada saat itu merek dan jenis mobil listrik murni apa yang akan dibeli.

Sebelum Ioniq Electric meluncur pada November, mobil listrik yang sudah dijual di dalam negeri harganya miliaran rupiah seperti Tesla Model 3 atau BMW i3s. Pada sisi lain, kini Hyundai menawarkan Ioniq Electric yang lebih murah, seharga Rp600 jutaan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengendarai mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). Kendaraan dinas pejabat Kementerian Perhubungan resmi berganti dari yang berbahan bakar fosil menjadibahan bakar listriksebagai upaya untuk mendorong perkembangan kendaraan yang ramah lingkungan di Tanah Air. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj.Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan mobil listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Menurut Kemenhub sebanyak 100 unit mobil listrik akan dialokasikan buat pejabat Eselon I dan II pada 2021. Ini bakal melanjutkan upaya Kemenhub yang sudah menggunakan 6 unit motor listrik pada 2019 untuk Direktorat Jendral Perhubungan Darat.

"Saya mengapresiasi para stakeholder, semoga dengan ini tak hanya pejabat eselon I, eselon II, tapi juga bisa sampai semuanya," ujar Budi.

Budi juga mengajak instansi lain menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional. Dia juga mendorong kendaraan listrik untuk transportasi massal seperti angkutan sewa dan Bus Rapid Transit (BRT).

(Antara/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK