Toyota Bakal Suntik Mati Land Cruiser di Amerika Serikat

CNN Indonesia | Senin, 28/12/2020 12:22 WIB
Rumor menyebutkan Toyota bakal suntik mati merek Land Cruiser di Amerika Serikat, diduga akibat penjualan. Ilustrasi. (AFP/CHANDAN KHANNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Toyota bakal 'menyuntik mati' Sport Utility Vehicle (SUV) ikonik Land Cruiser pada 2022 di Amerika Serikat.

Namun keputusan itu diperkirakan hanya berlangsung sementara. Sebab, diperkirakan merek itu bakal kembali tak lama kemudian.

Kabar itu datang dari sebuah forum Land Cruiser sejak beberapa bulan lalu. Hanya saat itu belum ada konfirmasi yang diberikan dari perwakilan penjual.


Mengutip Motor1, dalam pembahasan di forum itu disebutkan bila Toyota akan menghentikan Land Cruiser setelah model 2021, sedangkan Lexus LX tetap dijual tetapi dengan mesin turbo V6, bukan V8 5.700 cc. 

Mitra dealer Toyota mengonfirmasi rumor tersebut. Menurut mereka model 2021 akan menjadi yang terakhir untuk dipasarkan.

"(Land Cruiser akan) menghilang pada 2022, tapi saya pikir itu akan segera kembali, dan jauh lebih modern dan mewah," katanya seperti dikutip Car and Drive.

Dugaan ini memang sejalan dengan kebiasaan Toyota yang kerap menghentikan sementara produksi dan penjualan. Tapi, lalu menghadirkannya kembali di masa yang akan datang. Hal ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun, bahkan lebih dari 10 tahun.

Sebagai contoh, Toyota sempat vakum memproduksi mobil sport Supra sejak 2002. Namun pada 2019, perusahaan merilis model barunya dan menjualnya ke berbagai negara termasuk Indonesia. Hal serupa juga terjadi pada model lain, Venza, yang berhenti diproduksi pada 2015 dan kemungkinan akan kembali dipasarkan tahun depan.

Alasan pengereman produksi yang diputuskan Toyota kemungkinan terkait dengan masalah penjualan, entah karena kurang atau tidak laku sama sekali.

Pada 2019, Toyota berhasil menjual 3536 Land Cruiser. Angka penjualan ini naik 9,7 persen selama 2018, tapi angka ini masih kalah jauh dari total penjualan perusahaan pertahun yang mencapai 2,4 juta kendaraan dalam dua tahun terakhir.

Namun, dengan harga jual Land Cruiser yang lebih mahal dari varian lain dengan US$10.000 per Land Cruiser dan pendapatan dari mesin Tundra, diperkirakan merek ini menyumbang US$ 35 juta setahun. Bukan angka yang buruk untuk kendaraan dengan pasar yang khusus.

Tetapi jika Land Cruiser ingin dibuat untuk mengeruk pasar yang lebih besar, merek ini membutuhkan perbaikan besar-besaran.

Diperkirakan jika Land Cruiser akan dibangkitkan kembali usai disuntik mati dengan rombakan total. Hal ini mencakup dapur pacu yang bisa saja dibuat lebih ramah lingkungan sebab akan menggunakan model hibrida.

Di Indonesia Land Cruiser menjadi salah satu model premium yang dipasarkan Toyota dengan harga sekitar Rp2,2 miliar dan Rp2,5 miliar.

Mobil tersebut menggendong mesin diesel 4.461 cc berkonfigurasi V8 yang dapat melepas 231,7 hp pada rpm 3.200 dan torsinya 615 nm pada rpm 1.800-2.200.

(ryh/eks)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK