TIPS OTOMOTIF

Tips Nyetir Mobil Listrik Saat Hujan, Tak Takut 'Nyetrum'

ryh, CNN Indonesia | Jumat, 29/01/2021 20:03 WIB
Menurut produsen menggunakan mobil listrik saat hujan tidak jauh berbeda dibanding mobil biasa, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Ilustrasi mobil listrik. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mobil listrik yang mengandalkan banyak sistem elektronik sering dikhawatirkan apabila digunakan pada musim hujan. Namun produsen menjelaskan penggunaan dan perawatan mobil listrik dalam kondisi seperti itu tidak jauh beda dibanding mobil bermesin pembakaran dalam.

"Perawatan sebetulnya sama saja. Tidak ada tips khusus," kata General Manager Service Hyundai Motor Indonesia (HMID) Putra Samiaji melalui pesan singkat, Jumat (29/1).

Hyundai merupakan salah satu merek yang menjual mobil listrik di Indonesia. Saat ini HMID menawarkan dua mobil listrik, yakni Kona Electric dan Ioniq Electric.


Putra mengatakan perawatan mobil listrik disarankan kepada sejumlah komponen vital yang berperan penting saat mengemudi ketika hujan, misalnya wiper.

Ia mengatakan pastikan wiper dalam kondisi prima tanpa kendala, termasuk wiper di kaca belakang. Periksa juga air pembersih kaca dan segera isi ketika habis. Air tersebut akan sangat membantu Anda untuk membersihkan kaca yang kotor usai diguyur hujan.

"Sama seperti kendaraan lainnya untuk musim hujan pastikan karet wiper dalam keadaan baik, cairan atau air washer juga terisi penuh," kata dia.

Kemudian dikatakan perhatikan juga kondisi ban apakah permukaannya dalam keadaan baik atau tidak. Perlu dipahami ban botak dapat membuat daya cengkram terhadap permukaan jalan hilang sehingga berpotensi selip.

Cek pula tekanan angin ban supaya dapat bekerja optimal. Pengemudi mobil listrik juga dianjurkan mengecek performa pengereman.

Tidak lupa, mobil listrik juga disarankan dicuci usai digunakan hujan-hujanan untuk merontokkan kotoran penyebab korosi. Namun mencuci mobil listrik dianjurkan tidak menyemprot bagian kolong mobil dengan air bertekanan tinggi.

Lebih lanjut Putra mengatakan penggunaan mobil listrik saat hujan juga tak berbeda dari kita nyetir mobil konvensional.

Pengemudi juga tetap dapat melintasi genangan, namun dengan syarat batas ketinggian air tak lebih dari setengah roda. Ketinggian tersebut menjadi batas aman agar air tak masuk ke komponen penting pada mobil listrik.

"Untuk melewati genangan, seperti kendaraan lain juga sebisa mungkin dihindari. Namun jika terpaksa, pastikan ketinggian genangan maksimum setengah roda. Dan itu diutarakan juga pada buku manual," ucapnya.

(fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK