TREN SAINS

Daftar Tanaman yang Berhasil Tumbuh di Luar Angkasa

CNN Indonesia | Sabtu, 06/02/2021 21:50 WIB
Sejumlah astronaut berhasil menaman tanaman seperti bunga hingga sayuran yang dijadikan bekal nutrisi saat melakukan misi panjang luar angkasa. Ilustrasi tanaman di luar angkasa. (Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa astronaut dan peneliti berhasil menanam sayur hingga bunga di luar angkasa. Terbaru, NASA dilaporkan telah berhasil melakukan transplantasi tanaman alias cangkok sayur pertama di salah satu fasilitas yang ada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

NASA berencana memproduksi tanaman, khususnya sayuran untuk memberikan nutrisi kepada awak astronaut ketika melakukan misi jangka panjang, seperti misi ke Mars.

Berikut sejumlah tanaman yang berhasil ditanam di luar angkasa dari rangkuman CNNIndonesia.com:


Sayur Lobak

Astronaut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) Kate Rubins, berhasil memanen lobak di luar angkasa pada Desember 2020 lalu.

Lobak ini sengaja ditanam di Advanced Plant Habitat (APH) di atas ISS. Panen lobak yang dilabeli sebagai Plant Habitat-02 (PH-02). Ini adalah kali pertama astronaut memanen lobak di ruang angkasa.

Mereka sengaja memilih lobak karena tanaman jenis ini dapat dipahami dengan baik oleh para ilmuwan. Selain itu, lobak juga cepat dipanen serta dapat mencapai kematangan hanya dalam 27 hari.

Eksperimen tanaman kali ini bertujuan untuk 'investasi' makanan segar bagi astronaut yang menuju ke Bulan dan Mars suatu hari nanti. Sebab, tidak ada yang mau hidup dari makanan beku dan makanan instan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Kubis

Astronom veteran Peggy Whitson yang menghuni ISS berhasil menanam dan memanen kubis Jepang atau lebih dikenal sebagai Tokyo Bekana pada 2017 silam.

Keberhasilan tim astronaut menjadi jawaban atas laporan selera makan yang dianggap membosankan selama berada di dalam pesawat luar angkasa. Meski sudah ditambahkan perasa seperti saus atau madu, namun keluhan kekurangan cairan akibat menu makanan kerap dirasakan astronaut.

Panen kubis Jepang mendorong tim NASA yang berada di bumi mengirimkan paket saus tambahan untuk menikmati hasil bercocok tanam mereka.

Peggy tercatat sebagai astronaut kedua penghuni ISS yang berhasil menanam sayuran yang bisa dikonsumsi sendiri. Sebelumnya pada Agustus 2015 proses bercocok tanam pertama kali dilakukan untuk sayuran jenis selada.

Mustard

NASA dilaporkan berhasil menanam sayuran di luar angkasa pada awal Februari lalu. Salah satu sayuran yang berhasil ditanam adalah mustard dan selada. Penelitian terhadap transplantasi tanaman dilakukan oleh astronaut NASA Mike Hopkins.

Hopkins melihat mustard tumbuh dengan baik di 'bantal' khusus yang berisi media tanam berbasis tanah liat yang ditambahkan pupuk. Sementara selada tidak.

Pada dua selada yang diuji Romaine merah dan Dragoon Lettuce tumbuh sangat perlahan. Sayuran Pok choi juga dilaporkan dapat tumbuh dengan baik.

Mengutip berbagai sumber, mustard greens ini cocok dimasak sebagai salad, sandwich, dan lainnya. Senyawa yang ditemukan dalam mustard greens telah ditemukan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker kandung kemih pada tikus.

HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK