Microsoft Setop Donasi untuk Politikus AS Tolak Biden Menang

CNN Indonesia | Sabtu, 06/02/2021 08:55 WIB
Microsoft menyatakan telah menangguhkan sumbangan dana untuk politikus Amerika Serikat yang menentang kemenangan Joe Biden di Pilpres AS. Penampakan Gedung Microsoft di Prancis. (AFP/MARTIN BUREAU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Microsoft menyatakan telah menangguhkan sumbangan dana untuk politikus Amerika Serikat yang menentang kemenangan Presiden Joe Biden dalam pemilihan umum pada November lalu.

Wakil Presiden Microsoft, Fred Humphries, mengatakan donasi itu terkumpul dalam program Microsoft Corporation Stakeholder Voluntary PAC.

Humphries menuturkan semua sumbangan itu akan ditangguhkan bagi para anggota Kongres AS yang menolak hasil resmi pemilihan presiden November lalu hingga pemilu sela pada 2022.


Tak hanya menyetop donasi sementara, Humphries menuturkan panitia aksi politik juga akan membentuk Democracy Forward Initiative demi mendukung reformasi keuangan dalam kampanye politik dan hak memberikan suara.

"Kami yakin langkah-langkah ini tepat mengingat pentingnya masalah ini bagi stabilitas dan masa depan demokrasi Amerika," kata Humphries melalui sebuah unggahan di blog Microsoft seperti dikutip AFP pada Sabtu (6/2).

MSVPAC juga telah menangguhkan kontribusi politik perusahaan terhadap AS setelah serangan massa pendukung mantan Presiden Donald Trump ke Gedung Capitoll pada 6 Januari lalu.

Trump yang berkeras memenangkan pemilu lalu diduga menyulut amarah pendukungnya dengan klaim tak berdasar terkait kecurangan proses demokrasi yang November lalu tersebut.

Sehari sebelum kerusuhan Capitol, Trump berpidato di Gedung Putih dengan mendorong para pendukungnya "berjuang sekuat tenaga" untuk menolak hasil pemilu.

Akibat kerusuhan Capitol, Trump akan menghadapi sidang pemakzulannya yang kedua di senat pekan depan.

Sementara itu, lebih dari 3.000 karyawan Microsoft selama ini memberikan donasi terhadap para anggota Kongres melalui MSVPAC. Humphries menuturkan langkah tersebut diterapkan setelah mendapat masukan dari para karyawan perusahaan.

"Kami menyadari bahwa langkah-langkah ini, meski signifikan, akan terlalu banyak atau terlalu sedikit untuk beberapa karyawan," ujarnya.

"Ada beberapa ide bagus lain yang muncul dari pertemuan para staf baru-baru ini dan kami akan terus mempertimbangkan cara lain untuk memperkuat MSVPAC."

(AFP/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK