Bantahan Teori Bumi Datar dan Alasan Masih Banyak Dipercaya

CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 20:09 WIB
Kaum bumi datar dan bumi bulat masih saja ribut dan viral di media sosial mempertahankan argumentasi masing-masing hingga saat ini. Ilustrasi bumi datar. (Istockphoto/lukbar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Teori Bumi datar telah muncul sejak puluhan atau ratusan tahun yang lalu. Perkembangan internet dan media sosial semakin membantu teori tersebut menyebar melawan argumentasi bahwa bumi bulat.

Tak hanya orang biasa, sejumlah figur publik pun percaya dengan teori itu. Rapper BoB misalnya, sampai menggalang dana publik agar bisa mengirim manusia ke luar angkasa untuk membuktikan bahwa Bumi datar.

Melansir Physics World, ahli dalam fenomena penyangkalan sains Lee McIntyre mengatakan gagasan Bumi datar memiliki daya tarik, terutama di antara orang-orang yang rentan terhadap teori konspirasi lainnya.


Bahkan, dia sampai menghadiri Konferensi Internasional Bumi Datar di Denver, tahun 2018 untuk melihat orang-orang yang percaya dengan teori itu.

"Mereka benar-benar mempercayainya," kata McIntyre.

Psikolog dari Texas Tech University, Asheley Landrum yang juga menghadiri pertemuan itu setuju bahwa kaum Bumi datar itu asli, dan tidak main-main.

Gagasan Bumi disebut datar didasarkan pada kesalahpahaman ilmiah dasar yang sebenarnya dapat dengan mudah disangkal. Bagi kebanyakan orang, bahkan mereka yang tidak memiliki latar belakang fisika, bukti Bumi bulat sudah jelas.

Gagasan bahwa Bumi adalah bulat telah diselesaikan oleh filsuf Yunani kuno seperti Aristoteles (384-322 SM), yang memperoleh bukti empiris setelah melakukan perjalanan ke Mesir dan melihat konstelasi bintang baru.

Eratosthenes, pada abad ketiga Sebelum Masehi, menjadi orang pertama yang menghitung keliling Bumi. Para cendekiawan Islam juga melakukan pengukuran lebih lanjut dari sekitar abad ke-9 M dan seterusnya, sementara para navigator Eropa mengelilingi Bumi pada abad ke-16.

Gambar dari luar angkasa adalah bukti akhir, jika memang diperlukan. Lantas, mengapa ide-ide ini masih bertahan di abad ke-21?

Gagasan tentang Bumi datar awalnya muncul kembali pada tahun 1800-an sebagai reaksi terhadap kemajuan ilmiah, terutama di antara mereka yang ingin kembali ke literalisme alkitabiah.

Pendukung teori Bumi datar yang paling terkenal adalah penulis asal Inggris Samuel Rowbotham. Dia menyatakan Bumi adalah cakram datar tak bergerak, berpusat di Kutub Utara, dengan Antartika adalah dinding es di batas luar cakram.

Landrum menilai kaum Bumi datar bukanlah orang yang tidak percaya pada sains. Meskipun ada indikasi bahwa mereka yang rentan terhadap pandangan semacam itu memiliki tingkat melek ilmiah yang rendah.

"Ini bukan masalah pendidikan. Ini benar-benar tentang ketidakpercayaan pada otoritas dan institusi. Ini tampaknya didasarkan pada mentalitas konspirasi dan keyakinan yang dipegang teguh, yang terlihat sangat mirip dengan religiusitas tetapi tidak harus secara khusus terkait dengan suatu agama," ujar Landrum.

Bumi Datar, Trigonometri dan Hukum Fisika Datar

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK