Roket SpaceX Sukses Mendarat untuk Kali Pertama dan Meledak

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Kamis, 04/03/2021 11:01 WIB
Roket SpaceX SN10 meluncur sejauh sekitar 10 kilometer di atas permukaan Bumi, dan kembali untuk pendaratan. Usai berhasil mendarat roket meledak. Ilustrasi roket SpaceX SN10 meledak saat mendarat. (Foto: AP/)
Jakarta, CNN Indonesia --

Prototipe roket SpaceX berhasil mendarat untuk kali pertama di Texas, Amerika Serikat, Rabu (3/3). Tak berapa lama kemudian roket 8 meledak. Ini menandai pendaratan sukses pertama untuk prototipe roket ruang angkasa.

Roket SN10 diterbangkan sekitar pukul 17.15 waktu setempat. Roket itu meluncur sejauh sekitar 10 kilometer di atas permukaan Bumi, dan kembali ke Bumi untuk pendaratan.

"Kami telah berhasil melakukan soft touch di landasan pendaratan, itu uji terbang yang indah dari Starship 10." kata insinyur SpaceX John Insprucker saat siaran langsung mengutip Space.


Tidak jelas apa yang menyebabkan roket itu meledak setelah mendarat, dan siaran langsung melalui situs SpaceX dihentikan usia insiden roket meledak.

Insprucker menambahkan, SpaceX memiliki beberapa prototipe lain yang sudah dalam tahap produksi, dan berikutnya SN11 akan siap diluncurkan untuk uji coba dalam waktu dekat.

Insprucker, yang menjadi pembawa acara peluncuran tersebut mengatakan tujuan utama dari tes tersebut adalah untuk mengumpulkan data tentang bagaimana flap roket sebagai pengendali saat turun kembali ke Bumi bekerja sempurna, dikutip CNN.

Seperti kita ketahui SpaceX mendesain Roket SN10 serupa dengan SN8 dan SN9 yang telah diuji coba, yaitu dengan tiga mesin dijuluki Raptor.

Mesin tersebut dikabarkan dimatikan agar roket bisa turun ke bumi dan berada di posisi horizontal dan kemudian vertikal sesuai yang diinginkan dengan bagian posisi mesin menghadap permukaan tanah. Setelah itu mesin kembali dinyalakan untuk memperlambat roket jatuh ke bumi, dan berhasil mendarat.

Sebelumnya prototipe roket SpaceX Starship SN8 dan SN9 juga melakukan uji coba yang sama, yaitu terbang pada ketinggian yang ditentukan. Namun saat hendak mendarat, kedua roket tersebut gagal mendarat, alias meledak saat hendak menyentuh tanah.

CEO SpaceX Elon Musk tidak ambil pusing, sebab menurutnya meledaknya roket SpaceX sebuah insiden normal dan sudah sesuai harapan.

[Gambas:Youtube]



(can/mik)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK